ilustrasi
BATAM (RIAUPOS.CO) — Warga Batam sepertinya harus berhati-hati membeli barang elektronik, salah satunya handphone (HP).
Jika tidak, nasibnya akan sama dengan EP. Pria ini diganjar hukuman 1 tahun karena membeli satu unit HP merek Xiomi yang merupakan barang hasil curian.
Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menilai terdakwa terbukti melanggar pasal 480 Ayat (1) KUHPidana tentang Penadahan, Penerbitan, dan Pencetakan.
"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan penjara selama 1 tahun dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan," ujar Hakim Ketua, Renni Pitua Ambarita, membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (10/9).
Menanggapi vonis tersebut, terdakwa menyatakan terima. Demikian juga dengan Jaksa Penuntut umum (JPU).
Sebelumnya terdakwa dituntut 1 tahun dan 6 bulan. Sementara dalam dakwaannya terdakwa membeli satu unit HP merk Xiomi yang dijual dilapak kaki lima pasar jodoh pada Juni lalu.
HP berwarna putih itu dibeli terdakwa dengan harga Rp1,2 juta. Meski mengetahui barang tersebut adalah barang curian, terdakwa tetap membeli bahkan dengan tanpa disertai nota pembelian dan kotak handphone. Akibatnya, ia pun ditangkap pihak kepolisian pada Juni lalu.
Sumber : Batampos.co.id
Editor : Rinaldi
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…