Categories: Nasional

Polisi Tak Boleh Arogan pada Masyarakat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Adanya oknum anggota kepolisian bersikap arogan di Jakarta Barat menyita perhatian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. Dia meminta seluruh jajarannya tak ada yang bersikap arogan terhadap masyarakat. Karena tugas aparat penegak hukum adalah melayani warga.

"Saya ingin menyampaikan bahwa kepada pimpinan, PJU, Kapolres, Pamen yang jadi pimpinan di wilayahnya masing-masing atau yang punya staf, saya mengingatkan tentang arogansi-arogansi kita," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/9).

Mantan Kasatgas Nusantara itu menyesalkan peristiwa polisi menganiaya sekuriti di Jakarta Barat. Seharusnya, menurut dia, masalah yang terjadi diantara keduanya bisa diselesaikan dengan komunikasi secara baik-baik.

"Kalau ada kesalahpahaman silakan diselesaikan dengan baik-baik," tegas Gatot.

Gatot memerintahkan seluruh Kapolres, Kapolsek maupun pejabat polisi lainnya untuk mengingatkan para anggotanya agar tidak bersifat arogan. Sifat-sifat emosional seperti itu, justru akan mencoreng institusi di mata publik.

"Kita melihat kemarin di Polsek Taman Sari ada anggota yang melakukan tindakan ataupun itu kesalahpahaman, tapi coba tahan-tahan emosi, perlu diingatkan ini, tolong diingatkan," jelasnya.

Terlebih, lanjut Gatot, saat ini sudah memasuki era digital. Sehingga tingkah laku seseorang bisa dengan mudah viral dan diketahui masyarakat luas. Maka jika tidak bisa berlaku bijak, akan memberikan dampak negatif.

"Mereka lihat polisi itu pengayom, pelindung masyarakat. Sehingga tolong sikap prilaku tindakan kita kepada masyarakat betul-betul pada norma etik," tegasnya.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menunjukkan aksi arogan diduga seorang oknum polisi terhadap petugas keamanan di sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat. Oknum polisi tersebut kini harus berurusan dengan Propam Polri.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

8 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

9 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

20 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago