Categories: Nasional

Muhammadiyah Kirim Tim Jihad Kawal RUU Haluan Ideologi Pancasila

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengirim tim "jihad konstitusi" untuk mengawal Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Mu'ti dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan, hasil analisis tim "jihad konstitusi" pengawal RUU HIP bentukan PP Muhammadiyah itu nanti akan disampaikan langsung kepada DPR. "Untuk mencermati dan memberikan masukan suatu undang-undang, Muhammadiyah membentuk tim khusus. Ini bagian dari jihad konstitusi," ujar Mu'ti, yang juga Ketua Tim Pengawal RUU HIP bentukan PP Muhammadiyah, seperti dilansir dari Antara.

Tim yang beranggotakan 15 orang itu merupakan amanat Muktamar Ke-47 Muhammadiyah di Makassar. Abdul Mu'ti mengatakan, RUU HIP itu penting dibahas secara khusus oleh Muhammadiyah agar isinya tidak menimbulkan kontroversi, karena dianggap bertentangan dengan nilai yang terdapat dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

"Khususnya yang terkait dengan isu Partai Komunis Indonesia (PKI) dan kebangkitan komunisme serta perubahan Pancasila sebagai Dasar Negara," ujarnya.

Adapun nama 15 tokoh Muhammadiyah dari kalangan akademisi yang ditunjuk oleh PP Muhammadiyah menjadi anggota tim pengawal RUU HIP, yaitu Dr Abdul Mu'ti MEd (Koordinator), Dr M Busyro Muqoddas SH MHum, Prof Dr Syafiq A Mughni, Prof Dr Dadang Kahmad MSi, Drs Hajriyanto Y Thohari MA, Dr Agung Danarto MAg, Dr Trisno Raharjo Sh MHum, Prof Dr H Khudzaifah Dimyati SH MHum, Prof Dr Zakiyuddin Badhawy, Dr Asep Nurjaman MSi, Dr Yono Reksoprodjo ST DIC, Dr Phil Ahmad Norma-Permata MA, Prof Dr Syaiful Bakhri SH MH, Prof Dr Syamsul Anwar MA dan Prof Dr Biyanto MAg.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

19 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

19 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

19 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

19 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago