Categories: Nasional

Susi Pudjiastuti: Ada Kartel Besar yang Menguasai Sumber Laut Kita

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti mengungkapkan adanya kartel pada saat dia menjabat dalam kabinet pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sektor kelautan dan perikanan. Hal itu terjadi ketika dirinya merapikan adiministrasi kapal ikan dalam negeri bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk melihat potensi pajak kapal.

Akan tetapi, pada saat melakukan pendataan kapal, dirinya menemukan adanya sekitar 5.000 kapal terdaftar berukuran 100 gross ton (GT) lebih. Bahkan, kapal-kapal tersebut hanya dimiliki oleh 8 perusahaan. "Di sini ada kartel besar yang menguasai sumber daya laut kita," tutur Susi dalam webminar, Jumat (12/6).

Bahkan, kapal-kapal tersebut juga tidak membayar pajak dan juga penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang sesuai. Kejadian tersebut terjadi ketika dirinya bertanya kepada pemilik kapal terkait jumlah kapal yang beroperasi di Indonesia. "Saya tanya, punya kapal berapa? Dia jawab mungkin dua," ujar dia.

Kala itu, dia pun geram atas pernyataan pemilik kapal tersebut. Pasalnya, bagaimana mungkin kapal ratusan GT yang panjangnya 20 meter tidak dia ingat jumlahnya. "Sampai Bu Sri bilang kita sawat (lempar) aja pakai sepatu, saya juga mau lempar pakai sepatu highheel," terang Susi.

Setelah itu, usai melakukan pendataan ulang untuk pajak kapal, penerimaan negara naik dari awalnya Rp300 miliar menjadi Rp1,8 triliun di Pelabuhan Muara Baru. Namun, hal itu bisa saja lebih besar apabila pengusaha lebih jujur dalam melaporkan hasil tangkapannya. "Pajak itu Rp25 triliun yang bisa dipetik Bu Sri Mulyani kalau kita benar mencatat hasil tangkapannya, regulated ini penting untuk menjaga keberlanjutan tadi," tegasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kampung Terendam Kini Punya Wajah Baru, Resmi Jadi Kampung Tangguh Antinarkoba

Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.

42 menit ago

Perjuangan Daerah Istimewa Riau Belum Padam, 130 Organisasi di Riau Tetap Solid Mendukung

Perjuangan Daerah Istimewa Riau terus berlanjut setahun setelah deklarasi bersama, dengan dukungan ratusan organisasi masyarakat.

49 menit ago

Sambut Event Bakar Tongkang, Rohil Hadirkan Aplikasi Pintar untuk Wisatawan

Rohil siapkan aplikasi digital terintegrasi untuk memudahkan wisatawan saat menghadiri perhelatan budaya Bakar Tongkang.

1 jam ago

Berdiri di Tanah Pemko, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Warung dan Pagar Beton di Rumbai

Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…

1 hari ago

Penggerebekan Narkoba di Rohil Berujung Pembakaran Gudang, Warga Sudah Lama Resah

Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…

1 hari ago

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

2 hari ago