Categories: Nasional

Tak Perlu Kembangkan Vaksin Baru Khusus Omicron

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ahli Penyakit Menular Amerika Serikat (AS) dr Anthony Fauci menilai produsen vaksin Covid-19 tak perlu memproduksi versi khusus Omicron dari vaksin sebelumnya. Sebaliknya, dia mengatakan vaksin saat ini sudah cukup memberikan perlindungan terhadap varian baru untuk sebagian besar individu yang divaksinasi dan mereka yang mendapatkan booster.

Laporan STAT, menurut Fauci, hal itu sudah dipertimbangkan berdasarkan bagaimana vaksin bertahan terhadap varian SARS-CoV-2 lainnya. "Namun studi perlu dilakukan," tegasnya.

"Produsen sedang mengerjakan dan akan menguji versi vaksin mereka berdasarkan protein lonjakan Omicron," katanya.

“Perusahaan akan membuat vaksin booster khusus varian,” imbuh Fauci seperti dilansir STAT.

Omicron pertama kali diidentifikasi pada akhir November di Botswana dan Afrika Selatan, dan dinyatakan sebagai varian yang mengkhawatirkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 26 November. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan varian tersebut telah ditemukan beredar di 57 negara.

Jumlah itu termasuk di Amerika Serikat. Di beberapa bagian Eropa, varian tampaknya mulai meningkat. Di sisi lain, Pfizer dan BioNTech merilis data yang menunjukkan bahwa sementara dua dosis vaksin mereka mungkin tidak cukup untuk mencegah varian Omicron, barulah jika mereka menerima dosis booster mungkin memiliki perlindungan yang memadai.

Dalam sebuah wawancara dengan STAT, Kepala penelitian vaksin Pfizer, Kathrin Jansen, mengatakan dia belum mengembangkan apakah vaksin perlu diperbarui. Perusahaan baru melakukan ancang-ancang.

"Sekarang kita bersiap-siap. Kita lihat buktinya. Berikan kami lebih banyak waktu," kata Jansen.

Pandangan Fauci serupa. Dia mencatat bahwa banyak penelitian telah menunjukkan bahwa vaksin dapat melindungi terhadap berbagai varian yang telah muncul.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Antrean BBM Mengular di Bengkalis, Warga Rela Berjam-jam Demi Pertalite

Antrean panjang BBM terjadi di Bengkalis. Warga harus menunggu berjam-jam akibat stok terbatas dan tingginya…

15 jam ago

Proyek Tol Pekanbaru Dipacu, Wako Usul Nama Pendiri Kota untuk Pintu Tol

Wali Kota Pekanbaru tinjau progres tol dan usulkan nama pendiri kota untuk pintu tol. Proyek…

15 jam ago

RS Unri Terima Penghargaan dari Wali Kota, Siap Perkuat Layanan Darurat 112

RS Unri terima penghargaan dari Pemko Pekanbaru dan siap memperkuat layanan darurat melalui dukungan penuh…

15 jam ago

Tarif Parkir Rp15 Ribu, Jukir di Pekanbaru Langsung Dipecat!

Jukir di Pekanbaru diamankan setelah memungut tarif parkir Rp15 ribu. Dishub langsung memberi sanksi tegas…

16 jam ago

14 Ribu Siswa SMP di Pekanbaru Jalani TKA, Ini yang Perlu Diketahui

Lebih dari 14 ribu siswa SMP di Pekanbaru mulai mengikuti TKA. Ujian ini tidak menentukan…

16 jam ago

Kakek di Rohil Ditangkap, Diduga Cabuli Cucu Kandung

Kakek di Rohil ditangkap polisi, diduga cabuli cucu 14 tahun, kasus gegerkan masyarakat.

17 jam ago