duh-unggah-konten-hoaks-menteri-tjahjo-minta-maaf
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo meminta maaf setelah mengunggah foto terkait Jalan Tol Cisumdawu di Provinsi Jawa Barat yang ternyata tidak benar atau hoaks.
"Mohon maaf postingan jalan tol di Jabar ternyata salah bukan di Jabar (saya dapat informasi salah) terima kasih perhatiannya," tulis Tjahjo melalui akun Twitter bernama @tjahjo_kumolo.
Sebelumnya, pada Sabtu (9/10) kemarin Tjahjo mengunggah foto yang memperlihatkan sebuah jalan tol. Ia memberikan keterangan bahwa foto itu merupakan jalan Tol Cisumdawu yang menghubungkan Cileunyi-Sumedang-Dawuan.
Ia juga memberikan keterangan bahwa Tol Cisumdawu membelah gunung. Dengan melewati tol tersebut perjalanan dari dan ke Bandung-Tegal memakan waktu 2 jam serta perjalanan dari dan ke Bandung-Semarang memakan waktu 3,5 jam.
Waktu tempuh melalui Tol Cisumdawu ia klaim lebih cepat dari perjalanan tanpa tol. Sedianya perjalanan dari dan ke Bandung-Tegal tanpa tol memakan waktu 7 jam jika lancar.
Tjahjo sudah menghapus kicauan dengan foto hoaks tersebut. Namun, tangkapan layar kicauan politikus PDIP itu sudah kadung beredar di jagat Twitter.
Ternyata yang diunggah Menteri Tjahjo tersebut adalah sebuah jalan baru yang dibangun oleh pemerintah Turki di negara tersebut.
Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…
Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…
Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…
Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…