PEKANBARU, (RIAUPOS.CO ) — Suatu hari, Rizka (18) tahun sedang bersantai di kamarnya. Sementara itu adiknya yang bernama Rena (12) sedang melaksanakan salat. Rena mengucapkan doa yang cukup panjang setelah salat dengan suara keras, sehingga bisa terdengar oleh Rizka
Dalam doanya, Rena mengucapkan, ingin mendapatkan ranking 1 di sekolah, menjadi anak yang pintar, dapat mencapai cita-citanya menjadi guru, membeli susu, memilki rumah mainan, membeli sepatu, dan lain-lain.
Karena kamar Rizka dan Rena sama, tentu saja setiap hari Rizka mendengar doa-doa Rena. Rena rajin mengulang doa-doanya karena percaya pasti akan dikabulkan. Namun lama-kelamaan, doa Rena berubah, ia tak lagi mengucapkan doa-doanya seperti biasanya.
"Ya Allah, doa Rena sama seperti yang kemarin ya Allah, Amiin," ucap Rena seusai salat.Usai salat, Rizka menanyakan Rena, kenapa dia tidak berdoa panjang seperti biasanya. Rena hanya menjawab, biar lebih cepat dan praktis, karena dia malas mengulang dan sedikit lupa.
"Alamaak Dek, gimana mau dikabulin, yang minta aja nggak ingat doanya," jelas Rizka. Rena pun termenung. Setelah mendengar ucapan Rizka ia beranjak mengambil kertas dan mencatat semua doa-doanya, kemudian menyelipkannya di bawah sajadah. "Biar nggak lupa pas doa nanti," ucapnya.
Laporan : Annafi (Pekanbaru)
Bupati Indragiri Hilir Herman meminta seluruh OPD memacu percepatan realisasi APBD 2026 yang baru mencapai…
Kapolres Inhu AKBP John Letedara turun langsung melayani masyarakat dengan mengatur lalu lintas dan membantu…
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…