Categories: Nasional

Sanksi Berat Pembakar Lahan dan Hutan Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anggota DPRD Kota Pekanbaru Ida Yulita Susanti SH MH, meminta pemerintah menindak tegas pelaku pembakar hutan dan lahan termasuk koorporasi yang telah menyebabkan Riau mengalami bencana asap.

Kota Pekanbaru menjadi salahsatu daerah yang terkena dampak dari pembakaran lahan dan hutan.  "Kami meminta pemerintah dan penegak Hukum agar segera mengakhiri kabut asap ini, tindak tegas pelakunya," kata Ida.

Untuk penanganan kebakaran lahan di Pekanbaru, dia juga meminta pemerintah kota agar tegas mengatasinya. "Cari pelakunya, karena ini dampaknya sudah luar biasa," kata Ida lagi.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Ida Yulita Susanti SH MH, bersama partai Golkar melakukan aksi sosial dengan membagi-bagikan masker kepada masyarakat yang beraktifitas di luar ruangan. 

Meski sadar aksi ini tidak cukup menolong, namun diharap mampu mengetuk hati para petinggi negara untuk bersikap tegas terhadap pelaku-pelaku pembakaran lahan ini.

Pembagian masker ini dilakukan di Simpang Tabek Gadang, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Rabu (11/9) pagi. Sebanyak 5.000 masker dibagikan kepada para pengendara yang melintas di simpang jalan tersebut.

Ida Yulita Susanti juga mengajak serta anggota dewan lainnya dari Fraksi Golkar DPRD Kota Pekanbaru bersama kader partai dan juga melibatkan 3 Puskesmas yang ada di Kecamatan Tampan dan RS Awal Bros Panam.

"Sebenarnya aksi ini sudah dilaksanakan Golkar sejak dua pekan lalu, hari ini kami dari Fraksi Golkar Pekanbaru melaksanakan di sini," terang Ida.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rawat Jalan Sidomulyo, dr Doris Uliana Sitompul yang ikut turun bersama Fraksi Golkar ini mengatakan, atas instruksi wali kota Puskesmas yang dipimpinnya sudah melaksanakan juga giat bagi-bagi masker ke sekolah-sekolah dan kantor-kantor pemerintahan.

"Dampak saat ini tentu kepada kasus ISPA yang meningkat. Rata-rata 20 pasien sehari, kita berikan obat gratis bagi pasien terdampak kabut asap, seperti sesak nafas dan diare," terangnya.

Laporan: Agustiar/Pekanbaru

Editor: Edwir

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago