Gubernur Riau Syamsuar foto bersama Karo Hukum Pemprov Riau Ely Wardhani (dua kiri) usai menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly di Jakarta, Selasa (10/9/2019). (Humas Pemprov Riau)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, hari ini, Rabu (11/9), menjadi sorotan terkait tidak hadirnya ia pada pelaksanaan Salat Istisqa di halaman Kantor Gubernur Riau. Pasalnya, orang nomor satu di Riau tersebut sedang berada di Jakarta dan akan bertolak ke Thailand di saat masyarakat Riau sedang diterpa kabut asap.
Kepala Biro Humas, Protokol dan Kerja Sama Firdaus mengatakan, Gubri Syamsuar tidak ada di Riau karena sedang menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indonesia Malaysia- Growth Triangle (IMT GT) di Krabi, Thailand. Gubernur diundang sebagai salah satu anggota delegasi Indonesia pada pertemuan tingkat Menteri, yang dipimpin langsung Menko Perekonomian Darmin Nasution. Pertemuan dilaksanakan 10-12 September 2019.
"Undangan pertemuan IMT-GT dari Kementerian Perekonomian disampaikan 8 Agustus 2019 yang lalu, jadi sudah lama dijadwalkan," ujar Firduas.
Dijelaskan Firdaus, Gubernur diundang pada pertemuan tingkat Gubernur yaitu Chief Ministers anda Governors Forum (CMGF) ke-16 tanggal 12 September 2019 dan sekaligus mendampingi Bapak Menko Perekonomian dalam pertemuan tingkat Menteri pada tanggal 13 September 2019.
Selain Gubernur Riau, sejumlah Gubernur juga diundang pada pertemuan tersebut adalah Gubernur Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung dan Gubernur Lampung.
Pertemuan IMT-GT sangat penting bagi Riau, pada pertemuan Gubernur akan menyampaikan rencana pengoperasian roro Dumai-Malaka.
"Bapak Gubernur sangat berkepentingan untuk hadir, di mana menjadi momentum untuk menyampaikan pengoperasian Roro Dumai Malaka, memperjuangkan harga sawit, karet dan kelapa serta mempromosikan potensi investasi di Riau," ujar Firdaus.
Mengenai penanggulangan Kebakaran Hutan dan lahan, Firdaus menjelaskan, Tim Satgas tetap bekerja, baik itu satgas darat, udara, Manggala Agni dan lainnya. Kemudian terkait Indkes Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang meningkat, Gubri telah meminta Dinas Kesehatan untuk mendirikan posko pelayanan kepada masyarakat yang terpapar asap.
"Bapak Gubernur terus berkoordinasi dengan Tim Satgas dan terus memantau perkembangan yang terjadi," ujar Firdaus.(sol)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…