yakin-pandemi-segera-berakhir-marketing-ikut-vaksinasi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ubah laku terjadi bagi karyawan perusahaan saat pandemi Covid-19. Tak terkecuali bagi marketing yang kerjanya berhadapan dengan konsumen. Di masa pandemi, marketing juga dituntut menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan.
Namun tak cukup hanya sekadar menjalankan protokol kesehatan, marketing juga divaksin agar lebih sehat dan terhindar dari penularan Covid-19. Bahkan perusahaan memfasilitasi marketingnya untuk mengikuti program vaksinasi nasional.
"Tadi (Ahad, red) saya mengikuti vaksin pertama. Alhamdulillah vaksinasinya berjalan lancar," ujar marketing Agung Toyota, Rahmat usai mengikuti vaksinasi di diler Agung Toyota Harapan Raya, Ahad (8/8).
Alumni Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim mengaku, awalnya sempat merasa takut sebelum mengikuti vaksinasi. Apalagi dirinya memang cemas melihat jarum suntik. "Tapi setelah disuntik ternyata tidak sakit. Cuma pegel dikit di bekas suntikan vaksin," ujar Rahmat.
Bapak dua anak ini mengaku senang bisa mengikuti vaksinasi Covid-19 pertama. Selanjutnya ia akan kembali menjalani vaksinasi kedua bulan depan. Ia berharap dengan gencarnya program vaksinasi yang dijalankan pemerintah bisa menekan laju penularan Covid-19. Apalagi sudah sebagian besar masyarakat secara sukarela mengikuti program vaksinasi massal tersebut.
"Saya optimistis pandemi Covid-19 segera berlalu. Syaratnya kita patuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Walau sudah divaksin prokes harus tetap dijalankan," ujarnya.(mar)
Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…
Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…
Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…
Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…
Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…