Categories: Nasional

KLHK Sebut Efektivitas Moratorium untuk Karhutla

JAKARTA (RIAUPOS.CO.) — Direktur Inventarisasi dan Pemantaun Sumber Daya Hutan KLHK, Belinda Arunawati Margono mengungkapkan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2019, KLHK tidak hanya melakukan pemantauan menggunakan sebaran dan akumulasi titik panas api (hot spot) sebagai informasi, namun sudah langsung melakukan penghitungan luas.
Total areal terbakar sampai dengan bulan Juli 2019 adalah kurang lebih 135 ribu hektare. Sebesar 77 persen dari luas terbakar tersebut terjadi di luar wilayah area moratorium atau peta indikatif penundaan pemberian izin baru (PIPPIB). Dan sebagian besar atau 71 ribu dari 135 ribu itu adalah savana.
Dikatakan, kebakaran yang tidak terelakkan terjadi di dalam PIPPIB bisa ditekan hingga mencapai 0,8 persen khusus untuk areal yang bertutupan hutan alam. Sisanya 99.2 persen terjadi pada areal yang memang tidak berhutan, yaitu lahan gambut dan kawasan yang merupakan ekosistem alami tidak berhutan.
"Bisa dilihat efektivitas moratorium terhadap Karhutla. Karena luas areal berhutan yang terbakar di dalam PIPPIB sudah semakin berkurang. Bahkan saat ini hingga mencapai 1 persen dari total areal terbakar," kata Belinda.
Sebelumnya, terutama pada tahun 2014-2015 yang merupakan tahun El Nino kuat, total luas areal terbakar di Indonesia mencapai 2,6 juta ha, dan 69 persen dari luas itu terjadi di luar area moratorium (PIPPIB).
Dia mengakui memang juga terjadi di dalam wilayah moratorium, namun hanya tiga persen yang terjadi pada areal berhutan. Sisanya 97 persen terjadi pada areal yang memang tidak berhutan yaitu lahan gambut dan kawasan yang tujuh ekosistem alami tidak berhutan seperti savana atau semak belukar.
Belinda juga menepis tuduhan Greenpeace yang dinilai pernyataan yang dikeluarkan tersebut adalah tidak benar dan terkesan tendensius.
“Jadi tidak benar yang disampaikan oleh Greenpeace tentang moratorium  dan cenderung tendensius,” pungkasnya.(ADV)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Buron Dua Bulan, Pelaku Pembacokan di Kempas Ditangkap Saat Bersembunyi di Bali

Pelaku pengeroyokan dan pembacokan di Desa Sungai Gantang, Inhil, ditangkap di Bali setelah buron hampir…

38 detik ago

Jalan Sudirman Teluk Kuantan Ditutup, Persiapan MTQ Riau ke-44 Dipercepat

Jalan Jenderal Sudirman Teluk Kuantan mulai ditutup sementara oleh Dishub Kuansing jelang pelaksanaan MTQ Riau…

3 jam ago

Prediksi Prancis vs Irak: Mbappe Cs Berpeluang Segel Tiket ke Babak 32 Besar

Prancis diunggulkan meraih kemenangan atas Irak pada laga Grup I Piala Dunia 2026 dan berpeluang…

9 jam ago

Kejari Rohil Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi TPP PPPK Disdikbud

Kejari Rohil menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi TPP PPPK Disdikbud 2025 dan menyita Rp763…

9 jam ago

Arifa Rahma Maulydha Wakili Riau di Paskibraka Nasional 2026

Siswi SMA Negeri 1 Keritang, Arifa Rahma Maulydha, lolos Paskibraka nasional usai seleksi ketat dan…

9 jam ago

141 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 13 Titik

BMKG mendeteksi 13 titik panas di Riau. Siak menjadi daerah terbanyak, sementara hujan dan potensi…

10 jam ago