Adian Napitupulu.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, kandidat calon menteri yang mewakili aktivis 98 harus memiliki keahlian di lembaga yang dipimpinnya kelak. Hal ini menanggapi isu Adian Napitupulu yang dianggap layak untuk mewakili aktivis 98 di kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin.
’’Saya tidak terlalu consern nama orang. Tapi kriteria itu penting, performa indikatornya itu terpenuhi, ya enggak masalah. Harus ada alat ukur yang jelas menentukan seseorang jadi menteri,’’ kata Pangi Kamis (11/7/2019).
’’Kalau enggak ahli itu repot. Kira-kira nama yang muncul itu, bagaimana track recordnya. Apakah bermasalah secara hukum atau tidak jika dihadapkan ke KPK,’’ jelas dia.
Seorang pelajar SMP tewas tenggelam saat mandi di Danau Raja Rengat, Inhu. Korban diduga kelelahan…
Polisi Dumai menggagalkan pengiriman 26 calon PMI ilegal ke Malaysia. Para korban diminta membayar hingga…
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…