pmi-rilis-10-provinsi-siaga-cegah-corona-riau-tak-termasuk
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto merespons imbauan dari Palang Merah Indonesia yang meminta sepuluh provinsi siap siaga mencegah Covid 19.
Yuri menjelaskan, makna siap siaga sejumlah provinsi itu bukan berarti di sana terjadi banyak kejadian (corona).
"Dikatakan siaga, bukan berarti di sana banyak kejadian. Namun, siaga, itulah destinasi yang paling memungkinkan bagi kunjungan wisatawan," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/3).
Sepuluh provinsi itu disebut banyak kedatangan wisatawan baik dari daerah maupun mancanegara sehingga dinilai rawan penyebaran COVID-19.
Yuri mengatakan, sejatinya imbauan itu berawal dari enam pintu gerbang besar masuknya wisatawan asing yakni Jakarta, Surabaya, Denpasar, Manado, Kualanamu dan Batam, yang ternyata banyak masuk orang yang kini dalam pemantauan.
"Meskipun pariwisata melemah, kunjungan masih ada. Jadi tidak dimaknai di provinsi-provinsi ini ada kejadian gede, enggak. namun, di sepuluh provinsi itulah harus hati-hati karena memang ODP (orang dalam pengawasan) lebih banyak, karena itu pintu masuk gerbang (ke Indonesia)," kata Yurianto.
Sebelumnya, dalam rakor PMI yang dipimpin langsung Ketua Umum Jusuf Kalla, 5 Maret lalu, disepakati upaya peningkatan kewaspadaan di sepuluh daerah.
Kesepuluh daerah itu dianggap rawan penularan penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut, karena frekuensi kedatangan pengunjung dari dalam dan luar negeri.
Sumber: Jpnn.com
Editor: E Sulaiman
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…