Categories: Nasional

Abai Terhadap Dampak Lingkungan

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Masyarakat di sekitar perusahaan CPO di Dumai, mengeluhkan limbah perusahaan yang membuat lingkungan kering dan tidak ramah tanaman serta dampak pencemaran tanah lainnya. Seperti yang terjadi di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan.

PT IMT yang sempat dibicarakan banyak pihak di Dumai terkait pembuangan limbah domestiknya langsung ke laut kembali disesalkan warga. Sebab dampaknya mengakibatkan pohon bakau ada yang mati. Sama diketahui, limbah domestik lebih berbahaya terhadap lingkungan dibandingkan limbah produksi.

Hal ini serupa dengan yang disampaikan Kepala DLHK Kota Dumai Satria Wibowo saat rapat kerja bersama DPRD beberapa waktu lalu. Riau Pos mencoba menelusuri kepada masyarakat yang tinggal di lingkungan perusahaan tersebut terkait dampak lingkungan limbah domestik dimaksud.

Ketua RT 017 Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan Joko Wiroso mengakui, mendapat informasi tentang adanya pembuangan limbah domestik PT IMT ini. Di mana langsung dibuang ke laut Dumai, sehingga ada pohon bakau yang mati di sekitarnya.

"Itu sebenarnya banyak terjadi di daerah kami (perusahaan yang abai terhadap dampak lingkungan, red), karena memang dampak lingkungan dari perusahaan yang ada saat ini, sangat jelas," akunya.

Joko bercerita sebenarnya masyarakat sudah mencoba menamam pohon bakau di beberapa tempat bibir pantai ataupun daerah-daerah yang dianggap bisa ditanami pohon bakau. Namun tanaman tetap mati karena tanah yang sudah tercemar limbah.

"Sudah kami coba beberapa kali tanam, tapi sering sekali pohon bakau mati, tidak bisa tumbuh dengan baik, terakhir kami mencoba  tanam pohon bakau di daerah antara PT IMT dan PT ESM, tapi juga sama hampir semua pohon bakau yang kami tanam tidak ada yang tumbuh baik. Bahkan banyak yang mati," bebernya.

Sementara itu pihak perusahaan yang disebut Ketua RT yang coba dikonfirmasi belum memberikan jawaban.(*/ade)

Laporan: EKA GUSMADI PUTRA

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

7 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

10 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

10 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

1 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago