optimalkan-penggunaan-dana-pinjaman-untuk-modal-usaha
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Dumai H Paisal berharap masyarakat bisa memanfaatkan lahan mereka sebagai agunan dalam menambah modal dan mengembangkan usaha yang mereka jalankan saat ini. Hal itu disampaikan Wali Kota Dumai H Paisal SKM MARS saat menghadiri acara Penyerahan Sertipikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk masyarakat. Bertempat di Aula Kantor Camat Sungai Sembilan, Senin (10/1).
Wako berharap dengan sertifikat yang diserahkan dapat bermanfaat dan tentunya bisa dipergunakan untuk menambah modal dalam usaha. "Mudah-mudahan sertipikat ini bermanfaat dan kami yakin masyarakat bisa mengoptimalkan penggunaan dana pinjaman modal untuk usahanya, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat," pungkasnya.
Wali Kota Dumai mengapresiasi usaha yang telah dilakukan oleh pihak terkait selama 5 tahun program PTSL berjalan di Kota Dumai.
"Kami sadari, di lapangan program ini belum dapat berjalan maksimal, karena tidak semua masyarakat ingin suratnya dialihkan ke program PTSL dan hal ini tidak dapat kami paksakan," katanya.
Pada kesempatan ini, H Paisal turut menyerahkan sertipikat PTSL yang agunan di Bank BRI secara simbolis kepada masyarakat.
Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Dumai, Robert Hasudungan Sirait ST MSi mengungkapkan, sertipikat yang diserahkan pada kesempatan ini adalah sertipikat PTSL tahun 2019 di Kelurahan Basilam Baru dan Kelurahan Tanjung Penyembal.
"Sertipikat yang kami serahkan ini awalnya adalah Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) namun sudah digunakan sebagai jaminan di Bank BRI. Bahwa sebelumnya masyarakat koordinasi dengan BRI mengambil sertipikat tersebut dari BPN dengan mempertukarkan SKGR dimaksud dengan sertipikat yang telah selesai melalui PTSL," ungkapnya.
Namun menurutnya, hal tersebut dirasakan lambat sehingga Badan Pertanahan Kota Dumai bersama BRI menaja acara ini sebagai upaya percepatan. Disamping membantu masyarakat, penyerahan sertipikat ini juga menguntungkan semua pihak, di antaranya BRI di mana kini mendapat tanda bukti yang terbaik berupa sertipikat, sehingga memungkinkan menambah flapon pinjaman.
Tambahnya, ketika tingkat perekonomian masyarakat membaik maka tugas pemerintahan dengan sendirinya telah terlaksana.
"Adapun jumlah sertipikat yang kita serahkan saat ini adalah sebanyak 128 sertipikat. Pada kesempatan lain, kami akan melanjutkan kegiatan sejenis, hingga semua sertipikat yang telah kami selesaikan tercatat sebanyak 633 sertipikat, dapat diserahkan kepada pihak bank dengan diketahui masyarakat pemilik," imbuhnya.
Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Dumai M Alfie mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai dan Kantor Pertanahan Kota Dumai atas dukungan yang telah diberikan. "Berkat dukungan Wali Kota dan Kantor Pertanahan Dumai, sertipikat yang awalnya hanya SKGR, sekarang sudah menjadi sertipikat PTSL. Semoga kita dapat terus bersinergi antara Pemko Dumai, BPN Dumai, dan Bank BRI, dengan program PTSL dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan usahanya, sehingga pemulihan ekonomi masyarakat Dumai dapat terwujud," ucapnya.(mx12/rpg)
Imigrasi Bengkalis menutup layanan administrasi 18–24 April 2026. Masyarakat diminta mengurus paspor sebelum 17 Maret
Pos Pelayanan Mudik Polres Bengkalis di Simpang Pokok Jengkol, Duri, ramai dikunjungi warga dan menjadi…
Disnakertrans Riau menerima 20 pengaduan THR dari pekerja. Sebanyak 17 laporan masih dalam proses penanganan.
Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan pemerintah daerah tetap hadir di tengah masyarakat meski menghadapi tekanan…
Plh Bupati Rohul Syafaruddin Poti mengimbau masyarakat segera menunaikan zakat melalui Baznas Rohul agar dapat…
Sekolah tingkat SD dan SMP di Pekanbaru libur mulai 16 Maret dan kembali masuk pada…