Categories: Nasional

Deteksi BNN, 44 Lapas Sarang Narkotika Belum Tersentuh

JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Masih banyak lapas yang menjadi tempat peredaran narkotika. Badan Narkotika Nasional (BNN) mendeteksi setidaknya ada peredaran narkotika di dalam 44 lapas se-Indonesia.

Kabar tersebut telah diinformasikan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM). Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengungkapkan, pada 2018, terdapat 22 hingga 29 lapas yang terdeteksi menjadi sarang peredaran narkotika. Pada 2019, jumlahnya meningkat menjadi 44 lapas. ”Kami telah berupaya membersihkannya,” katanya.

Dia mencontohkan kasus penangkapan suami istri. Si suami merupakan sipir di salah satu lapas. Keduanya tertangkap membawa sabu-sabu seberat 48 kg yang akan diedarkan di lapas. ”Sabunya ini dimusnahkan hari ini (kemarin, Red),” tuturnya.

Hampir tiap tahun BNN membongkar keterlibatan sipir yang membantu napi pengendali narkotika. Sayang, semua itu belum tertangani. ”Kami sudah berupaya membantu,” jelas jenderal berbintang dua tersebut. Menurut dia, 44 lapas yang terindikasi jadi sarang narkotika itu telah dilaporkan ke Ditjen Pemasyarakatan. Namun, hingga kemarin, belum ada penanganan. BNN belum mendapatkan informasi balik dari apa yang telah diberikan. ”Tidak ada informasi, ditangani bagaimana,” terangnya.

Sementara itu, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri mengungkap penangkapan empat bandar narkotika yang kedapatan membawa 38 kg sabu-sabu dari Malaysia. Keempat tersangka berinisial RY, AL, ZL, dan BM. ”Mereka melakukan pengiriman dengan sistem ship-to-ship,” jelasnya.

Keempatnya menggunakan sampan dari Malaysia. Lalu, mereka berhenti di tengah laut dan memindahkan 38 kg sabu-sabu ke sampan lain. Lalu, sampan itu masuk ke Indonesia. ”Penangkapan dilakukan pada 5 Desember,” ujarnya.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

2 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

3 jam ago

Wako Agung Nugroho Tegaskan Pemko Siap Sinergi dengan Polda Riau Ancam Izin THM Nakal

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…

3 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 14–15 Oktober

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…

3 jam ago

Usung Tema Gema Melayu Riau, Tim Dance SMAN 5 Pekanbaru Pukau Penonton

Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…

21 jam ago

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

23 jam ago