Categories: Nasional

Kelalaian Diduga Jadi Penyebab Terbakarnya Dumai Line 5 di Batam

BATAM (RIAUPOS.CO) – Beredar kabar pemicu meledaknya kapal motor penumpang MV Dumai Line 5 yang melayani rute Pesisir Riau, tujuan Kepulauan Riau, Rabu (8/6) malam diduga atas kelalaian kerja.

Kejadian yang tidak jauh dari Pelabuhan Domestik Sekupang Batam itu cukup menyita perhatian, karena menimbulkan korban luka dan meninggal dunia. Informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran hebat kuat dugaannya disebabkan mekanisme transfer BBM yang kurang tepat.

Pasalnya ketika transfer BBM di laut (ship to ship/STS) selang yang digunakan dikabarkan kekecilan. Sehingga seorang ABK yang belum diketahui identitasnya memodifikasi dengan cara membakarnya agar melar.

Saat selang tersebut dibakar lantas api menyambar ke minyak dan langsung membesar hingga terjadi ledakan. Namun kabar ini belum dapat dipastikan. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kasi Keselamatan dan Keamanan Berlayar KSOP Batam, Kapten Yuzirwan Nasution mengatakan, saat itu kapal MV Dumai Line 5 sedang berdempetan dengan MV Dumai Express 15. "Saat kejadian kedua kapal sedang berdempetan transfer BBM di lokasi tersebut," ujarnya, Kamis (9/6).

Ia membeberkan jika kru yang meninggal dunia ABK MV Dumai Express 15. Secara rinci, seorang korban tewas, seorang lainnya hilang dan 7 orang dirawat di RS BP Batam.

Korban tewas bernama Doni Tri Hendrawan Hutajulu merupakan petugas mesin. Selain itu, terdapat satu korban hilang yakni Ade Saputra (kelasi).

Ketujuh kru kapal yang dirawat yakni Denny Andesrul Pratama (KKM), Agung Tri Melindo (mesinis 2), Rahmat Ramdani (cadet dek), Rian Prasetya Rahmadan (kelasi), Ery Suranta Sembiring (juru mudi), Muhammad Zafin (cadet dek) dan Royen Situmorang (juru minyak).

Untuk itu, investigasi sedang dilakukan terkait kasus ledakan kapal ini. "Penyebab kebakaran masih dilakukan investigasi bersama instansi terkait," ujarnya.

Yuzirwan mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak perusahaan serta meminta keterangan informasi kepada kru kapal.

Sementara itu, polisi juga menunggu keterangan kru kapal. Seperti yang disampaikan oleh Dir Polairud Polda Kepri, AKBP Boy Herlambang, penyebab terjadinya ledakan tersebut juga masih didalami.

"Kita masih mendalami. Kru kapal masih dirawat belum dapat dimintai keterangan," kata Boy Herlambang.(wir)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

2 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

2 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

2 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago