Categories: Nasional

Jatuh Setelah 4 Menit Lepas Landas

(RIAUPOS.CO) – Dunia penerbangan Indonesia mengalami musibah besar di awal tahun ini. Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 hilang kontak empat menit usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta dan diduga jatuh, Sabtu (9/1). Berdasarkan informasi, pesawat tersebut seharusnya take off pukul 13.40 WIB, namun mengalami delay dan  baru terbang pada pukul 14.36 WIB.

Seharusnya pesawat tersebut tiba di Pontianak pada pukul 15.15 WIB. Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di Utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan kronologis pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu tersebut. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan pesawat Sriwijaya Air SJ182 terbang ke arah Barat Laut sebelum akhirnya hilang kontak.

Kemudian, pihak ATC (Air Traffic Controller/Pemandu Lalu Lintas Udara) bertanya kenapa pesawat SJ182 mengarah ke barat laut pada pukul 14.40 WIB. “Sriwijaya tidak ke arah 075 derajat, melainkan ke Barat Laut,” ujarnya secara virtual, Sabtu (9/1).

Setelah pihak ATC bertanya, terkait alasan pesawat Sriwijaya Air SJ182 mengarah ke barat laut. Peristiwa selanjutnya, pesawat tersebut mengalami hilang kontak. “Tidak lama kemudian, dalam hitungan second target SJ182 hilang dari radar,” ucapnya.

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air ini mengangkut 50 orang penumpang. Ke-50 orang penumpang itu yakni 40 orang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi. Selain 50 orang penumpang tersebut, 12 kru.

“Total penumpang 50 orang bersama 12 kru, yang terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi,” kata Budi Karya Sumadi.

Budi Karya mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan arahan agar pencarian dilakukan secara maksimal untuk pencarian korban dan bangkai pesawat yang diduga jatuh antara Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu.

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Viral Video MBG di SDN 015 Tambusai Utara, Pihak Sekolah Tegaskan Tak Pernah Menolak

Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…

1 jam ago

Bupati Rohil Dukung Riau Pesisir, Surat Rekomendasi Segera Diproses Berjenjang

Bupati Rohil H Bistamam menerbitkan surat rekomendasi dan dukungan terhadap pembentukan Provinsi Riau Pesisir untuk…

1 jam ago

Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Turun Drastis Malam Hari

Kabut asap kembali menyelimuti Pekanbaru. Data BMKG mencatat PM2.5 mencapai 155 µg/m³ dan kualitas udara…

3 jam ago

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

21 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

22 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

22 jam ago