pp-bersama-warga-tuntut-naker-dan-csr-ke-pt-sir
SIAK (RIAUPOS.CO) — Puluhan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) bersama warga Kecamatan Sungai melakukan aksi damai ke PT Surya Inti Raya (SIR), Kamis (9/1).
Aksi tersebut menuntut perusahaan kebun sawit tersebut agar memperdayakan masyarakat tempatan tenaga kerja (naker) lokal, program CSR, serta membentuk regu penanganan kebakaran Kecamatan Sungai Mandau.
Selain itu juga, meminta penjelasan perusahaan terkait kepemilikan alat transportasi pengangkutan buah sawit, kerja sama angkutan dengan masyarakat dan pemeliharaan jalan dilakukan minimal 6 bulan sekali.
Untuk membicarakan tuntutan, pihak perusahaan dan perwakilan demo melakukan mediasi dipimpin langsung oleh Sekcam Sungai Mandau Muhammad Rasyid dihadiri Kasat Intel Polres Siak AKP Edi Junaidi dan Kapolsek Sungai Mandau Iptu Siswoyo. Dari pihak perusahaan perwakilan Humas Asmadi. Turut menyaksikan Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya.
Ketua PAC PP Zekri mengungkapkan rasa kecewa terhadap PT SIR mediasi tidak ada kata sepakat. Dan aksi ini tetap dilanjutkan selama tiga hari berturut-turut.
"Kita sangat kecewa tuntutan satupun yang disampaikan tak ada yang disetujui. Kita memperjuangkan tenaga kerja lokal dan program CSR. Perusahaan tidak memperdulikan masyarakat tempatan," katanya.
Humas PT SIR Asmadi Harun mengatakan, pihak perusahaan menerima apa yang disampaikan oleh perwakilan. Namun pihaknya akan menyampaikan kepada pimpinan.
"Tuntutan terhadap perbaikan jalan sudah kita lakukan tapi kita evaluasi lagi. Begitu juga CSR akan kita lihat apa keperluan masyarakat," katatanya.(wik)
Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…
Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…
Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…
Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…
Sebagian pedagang Pasar Kodim mulai membongkar lapak setelah mendapat peringatan. Namun, sebagian lainnya masih ragu…
Niat membeli sofa lewat media sosial, warga Pekanbaru malah tertipu hingga Rp300 juta. Polisi menangkap…