Categories: Nasional

Bambang Soesatyo Lantik Imlahyudin Sebagai Ketua Komindo Sejahtera

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pengurus Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia Sejahtera Se-Indonesia (Komindo) resmi dikukuhkan. Pengukuhan ini langsung oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo yang juga bertindak sebagai Ketua Dewan Penasehat Komindo.

Acara pengukuhan ini bersamaan dengan sosialisasi 4 Pilar MPR RI dengan tema "Ekonomi Pancasila Menjadi Solusi Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi" di Gedung Nusantara IV MPR RI, Senayan, Kamis, (9/122021).

Dalam sambutannya, Bamsoet mengatakan, ini adalah momentum dan penyemangat untuk menghadirkan kembali narasi kebersamaan dan gotong royong sebagai ciri khas dan jati diri koperasi dan mengembalikan marwah koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

"Pada hari ini saya ingin menyampaikan selamat kepada pengurus pusat dan pengurus cabang koperasi UMKM Indonesia Komindo Sejahtera yang kepengurusannya dikukuhkan pada hari ini," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komindo, Imlahyudin mengungkapkan sebelum pengukuhan hari ini, Komindo juga menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT). RAT diikuti seluruh pengurus Komindo dari 131 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

"Komindo sudah terbentuk di 131 kabupaten/kota. Kami tidak terbentuk di provinsi tapi langsung kabupaten/kota agar percepatannya atau penanggulangannya cepat. Kalau di provinsi harus melalui birokrasi, jadi kita potong birokrasi langsung ke kabupaten/kota," ucap Imlahyudin usai dilantik.

Untuk agenda hari kedua hari ini, lanjut dia, pengukuhan pengurus dibarengi dengan sosialisasi ekonomi Pancasila oleh Bambang Soesatyo. "Bapak Bambang Soesatyo itu Ketua Dewan Penasehat Koperasi UMKM Indonesia Sejahtera," jelas Imlahyudin.

Ia juga mengungkapkan pengurus telah mengagendakan program jangka panjang dan jangka pendek. Jangka pendek, Komindo memprioritaskan perekrutan anggota. Sedangkan untuk jangka menengah dan panjang pihaknya mengagendakan pengumpulan dana untuk trading.

"Jangka panjangnya, setelah terkumpul dana kita jadi tradding, serba usaha. Lalu dari keuntungan itu ke SHU," jelasnya.

Di sisi lain, Imlahyudin juga membeberkan permasalahan yang dihadapi Koperasi UMKM Indonesia Sejahtera sebagaimana koperasi secara umum. Yakni menyangkut produksi, pemasaran dan permodalan.

Di masa pandemi Covid-19, lanjut dia, pemasaran menjadi permasalahan yang mau tidak mau dihadapi oleh Koperasi UMKM Indonesia Sejahtera di berbagai daerah di Indonesia. Di mana pada masa pandemi ini semua dituntut untuk melakukan pemasaran secara online.

"Di masa pandemi itu lebih banyak secara online, sehingga kita bentuk market place. Secara offline kan dibatasi jadi kita sekarang secara online," ucapnya.

Ditekankan pula mengenai pentingnya pembentukan mental berwirausaha bagi pelaku UMKM. Mental wirausaha ini harus seiring sejalan dengan program pendampingan, dengan begitu UMKM tidak gagal fokus dalam menjalankan usahanya.

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Satu Tahun Kepemimpinan, Agung Nugroho Dorong RT/RW Jadi Garda Terdepan

Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…

17 jam ago

Tes Urine Mendadak di Telukkuantan, Tujuh Orang Positif Narkotika

BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…

18 jam ago

Dua Bulan Tanpa Hujan, Bengkalis Mulai Kekurangan Air Bersih

Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…

18 jam ago

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

2 hari ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

3 hari ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

3 hari ago