Categories: Nasional

Presiden dan Kapolri Bahas Kasus Penyiraman Novel

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12). Dalam pertemuan yang berlangsung 20 menit itu, Jokowi menanyakan kelanjutan kasus penyiraman air keras penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Prinsipinya adalah Pak Kapolri kan sudah menunjuk Kabareskrim, rekan-rekan sudah paham info tersebut. Kabareskrim Insya Allah pekan depan dilantik," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal setelah mendampingi Idham Azis bertemu Jokowi.

Meskipun belum berhasil mengungkap kasus penyiraman ini, Iqbal menyebut tim teknis akan terus bekerja maksimal. Dia mengklaim tim teknis sudah mendapatkan pentunjuk signifikan untuk mengungkap kasus tersebut.

"Bukti petunjuk ini, mohon maaf tidak bisa saya sampaikan di ruang publik ini. Karena sangat mengganggu upaya pengungkapan kasus ini," ucapnya.

"Namun ini masalah waktu. Dan waktu ini tidak akan berapa lama lagi. Kami optimistis untuk segera menyelesaikan kasus ini. Insya Allah tidak berbulan-bulan," imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Wakapolda Jawa Timur itu menyebut, Polri serius dalam mengungkap kasus ini. Hal itu ditandai dengan pemeriksaan terhadap 73 saksi, 114 toko bahan kimia, dan 38 titik CCTV. Rekaman CCTV tersebut selain dibawa ke laboratorium forensik Polri, juga diteliti ke AFP Australia.

"(Pesan Presiden) satu kata, Pak kapolri segera ungkap kasus ini. Nggak ada (batas waktu), cuma segera," tegas Iqbal.

Sebelumnya, Jokowi memberi tenggat waktu kepada Idham untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sampai awal Desember 2019 ini. "Saya sudah sampaikan ke Kapolri yang baru, saya beri waktu sampai awal Desember (2019). Saya sampaikan awal Desember," ucap Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11) lalu.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu yakin pelaku penyiraman air keras ke Novel akan terungkap. "Saya yakin, Insya Allah (pelakunya) ketemu," ujarnya.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

15 menit ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

59 menit ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

2 jam ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

2 jam ago

Bebani Jalan Kota, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Segera Matangkan Pembangunan Jalan Lingkar 70

DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh langkah Pemko mematangkan pembangunan Jalan Lingkar 70 guna mengurai kemacetan…

23 jam ago

Belum Tersentuh Pemkab, Warga Parit 16 Tembilahan Swadaya Cor Jalan Rusak

Warga Lorong Karya Bersama Parit 16 Tembilahan, Inhil, terpaksa bergotong-royong mengecor jalan rusak secara swadaya…

1 hari ago