Categories: Nasional

Dikti Alokasikan Rp54 Miliar untuk Relawan Covid-19

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bukan hanya tenaga kesehatan saja yang mendapat insentif, relawan Covid-19 Nasional (RECON) yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) juga disiapkan stimulus serupa. Dikti telah mengalokasikan dana sebesar Rp54 miliar untuk para relawan ini.

Sekretaris Direktorat Jenderal Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Paristiyanti Nurwardani menuturkan, para relawan ini berasal dari mahasiswa program studi kesehatan dan non kesehatan, tenaga medis profesional, dan juga masyarakat umum yang peduli terhadap kesehatan masyarakat Indonesia. Saat ini sendiri, tercatat ada 15 ribu RECON yang tersebar di berbagai daerah.

”Mereka berada di bawah koordinasi Fakultas Kedokteran (FK) perguruan tinggi yang terlibat dalam penangan Covid-19,” ujarnya.

Relawan mahasiswa ini, kata dia, utamanya berperan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Edukasi ini bakal dilakukan secara daring dan luring, yang dimulai dari orang-orang terdekat di sekitar lokasi tinggal para relawan. Seperti anggota keluarga, tetangga, pengurus tempat ibadah, dan lain-lain.

Sebelum mereka melaksanakan tugasnya, para relawan ini juga mendapat bimbingan secara online. Pembekalan dilakukan oleh pihak-pihak terkait, diantaranya Dikti, Kementerian Kesehatan, hingga Satgas Covid-19.

”Harapannya, dengan adanya relawan ini maka protokol kesehatan semakin bisa ditegakkan dan pandemi bisa segera berlalu,” ungkapnya.

Dikti sendiri secara keseluruhan telah mengalokasikan dana sebanyak Rp 405 Miliar dalam perang melawan Covid-19 ini. Anggaran ini terbagi menjadi Rp 199 Miliar untuk pengadaan di pusat dan Rp 205 Miliar untuk dana realokasi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Alokasi anggaran Covid-19 di pusat bertujuan mendanai pengadaan APD, PCR, dan Reagen untuk PTN dan PTS sebanyak Rp 145 Miliar. Sementara, Rp 54 Miliar merupakan alokasi insentif untuk relawan. Sisanya, Rp 205 Miliar direalokasikan antara lain ke 25 Rumah Sakit dan Fakultas Kedokteran PTN.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kampung Terendam Kini Punya Wajah Baru, Resmi Jadi Kampung Tangguh Antinarkoba

Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.

18 jam ago

Perjuangan Daerah Istimewa Riau Belum Padam, 130 Organisasi di Riau Tetap Solid Mendukung

Perjuangan Daerah Istimewa Riau terus berlanjut setahun setelah deklarasi bersama, dengan dukungan ratusan organisasi masyarakat.

18 jam ago

Sambut Event Bakar Tongkang, Rohil Hadirkan Aplikasi Pintar untuk Wisatawan

Rohil siapkan aplikasi digital terintegrasi untuk memudahkan wisatawan saat menghadiri perhelatan budaya Bakar Tongkang.

19 jam ago

Berdiri di Tanah Pemko, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Warung dan Pagar Beton di Rumbai

Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…

2 hari ago

Penggerebekan Narkoba di Rohil Berujung Pembakaran Gudang, Warga Sudah Lama Resah

Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…

2 hari ago

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

2 hari ago