Categories: Nasional

Pemko Anggarkan Rp200 M untuk Jalan dan Drainase

DUMAI (RIAUPOS.CO) – TERKAIT penanganan genangan air akibat pasang air laut yang masih terjadi hingga saat ini, Wali Kota Dumai H Paisal SKM MARS, mengakui jika penanganannya belum maksimal.

"Hari ini kami mohon maaf, karena maksimal dalam bekerja. Kami masih mengkaji apa saja kendalanya," kata Paisal saat memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Persaudaraan Melayu Membangun Dumai (PMMD) di Balai Sri Bunga Tanjung, Ahad (7/11).

Diakui Paisal, saat air pasang laut terjadi, air laut naik cepat ke darat dan lambat turun. Salah satu penyebabnya sendimen lumpur di drainase masih tinggi dan banyak drainase yang tersumbat.

"Kami memahami masyarakat sudah jenuh dengan masalah ini. Masyarakat memerlukan eksekusi yahg cepat. Perlu kerja keras. Terutama di Cempedak, Jeruk, Nangka. Di kelurahan Rima Sekampung. Memang saat ini setelah tergenang, air sulit turun," katanya.

Dikatakan Paisal, normalisasi Sungai Dumai sebagian existing menuju laut terus dilakukan. Eskavator amphibi yang baru saja dibeli saat ini tengah bekerja menormalisasi Sungai Dumai. Targetnya menggali Sungai Dumai dengan kedalaman 4 hingga 5 meter.

Dalam kaitan penanganan genangan air akibat hujan dan pasang air laut, kata Paisal, Pemko Dumai dan DPRD segera mengeksekusi Peraturan Daerah tentang Drainase.

"Perda Drainase ini sangat penting untuk mengatasi genangan air. Karena saat ini masyarakat seenaknya saja membangun jembatan di atas drainase. Bahkan permanen. Ini menyulitkan saat melakukan pembersihan," lanjut Paisal.

Perda Drainase itu akan dieksekusi tahun 2022. Dengan adanya Perda Drainase ini, pemilik bangunan harus ikut bertanggungjawab terhadap jembatan permanen yang mereka bangun.

"Mulai Januari 2022 Pemko Dumai akan bergerak cepat. Pemko dan DPRD menganggarkan Rp20 miliar untuk infrastruktur jalan dan drainase," tegas Paisal.

Targetnya, pada tahun 2022 tidak ada lagi jalan yang berlubang dan drainase yang tersumbat. Khususnya di kawasan rawan genangan air ketika hujan dan pasang air laut.

"Doakan Covid 19 ini cepat berlalu sehingga kita bisa fokus membangun kota yang kita cintai ini," harap Paisal.(MX12/hen)

Laporan RPG, Dumai

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

13 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

13 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

13 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

13 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

14 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

14 jam ago