PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gelombang aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law di Pekanbaru kembali berlangsung, Kamis (8/10/2020). Kali ini datang dari gabungan elemen masyarakat se-Provinsi Riau. Mulai dari mahasiswa, pelajar sekolah menengah atas (SMA) hingga kaum ibu-ibu.
Awalnya, massa aksi hanya terdiri dari massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Namun selang beberapa waktu, jumlah massa semakin bertambah. Diperkirakan jumlah massa yang hadir mencapai ribuan.
Pantauan Riaupos.co di lokasi, saat ini massa mulai menembus kawat duri pembatas gedung DPRD Riau dan melaksanakan orasi penolakan UU Omnibus Law. Diperkirakan jumlah massa aksi mencapai ribuan. Karena itu dua sisi Jalan Sudirman Pekanbaru terpaksa di tutup.
Massa yang berdiri tepat di depan pagar Gedung di DPRD Riau meminta agar bisa masuk ke dalam gedung. Namun keinginan itu tidak di kabulkan oleh pihak keamanan. Hingga pukul 14.30 WIB situasi di Gedung DPRD Riau masih terpantau kondusif.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…
Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…
IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.
Program MBG di Riau telah menjangkau 1,5 juta warga. Selain meningkatkan gizi, program ini juga…
Pemilihan RT/RW di Pekanbaru hampir selesai. Pemko siapkan pelantikan serentak usai masa sanggah untuk menjamin…
Satpol PP Pekanbaru menegur pedagang kuliner malam yang memutar musik DJ karena dinilai mengganggu kenyamanan…