Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (tengah) didampingi jajarannya. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)
Jakarta (RIAUPOS.CO) – Mabes TNI memastikan tidak pandang bulu terhadap siapa saja yang terlibat judi online. Semua prajurit TNI yang bersentuhan dengan praktik ilegal itu bakal kena sanksi. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara konsisten menerapkan reward and punishment.
Untuk prajurit berprestasi, Mabes TNI menyiapkan reward. Sebaliknya, prajurit yang mencoreng nama baik institusi akan diberi punishment. Termasuk diantaranya prajurit yang terlibat judi online.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar menegaskan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta. Tidak peduli tamtama, bintara, atau perwira, semua akan ditindak bila terbukti bersentuhan dengan praktik judi online.
”Panglima TNI sudah menegaskan perwira atau (tamtama dan bintara) TNI yang terlibat judi online pasti akan mendapatkan hukuman,” ungkap Gumilar, Ahad (7/7). Bagi Mabes TNI, tidak ada opsi lain kecuali memberi sanksi kepada para prajurit yang terlibat judol. ”Nggak ada lagi alternatif lain,” ujarnya.
Bukan hanya teguran atau sanksi administrasi, tidak menutup kemungkinan prajurit TNI yang terlibat judol dipecat dari TNI. ”Kan semua ada aturan-aturannya. Memang perlu kami tegaskan dan sudah jadi perhatian nasional. Kami nggak main-main masalah judi online,” tambah jenderal bintang dua TNI AD itu.
Sebagai orang nomor satu, lanjut Gumilar, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sudah memberi penegasan terhadap masalah judi online. TNI tidak ingin ada prajurit yang terlibat judi online.
Keterangan serupa disampaikan oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI Laksamana Muda TNI Kresno Buntoro. ”Panglima TNI keras, sudah mengeluarkan telegram-telegram (untuk menangani masalah judi online),” bebernya.
Tidak hanya keras dan tegas memberi sanksi kepada prajurit yang terlibat judi online, Kresno mengungkapkan bahwa Mabes TNI juga semakin intens melakukan penyuluhan kepada para prajurit di berbagai satuan. Baik di level pusat maupun daerah.
Mereka diberi penyuluhan agar menjauh dari judol dengan penyuluhan hukum. ”Sekarang kami fokuskan (materi penyuluhan) pada pinjaman online dan judi online,” terang Kresno.
Berkaitan dengan sanksi yang diberikan kepada prajurit TNI yang masih bandel dan nakal bersentuhan dengan judi online, Kresno menyatakan bahwa semua merujuk pada aturan dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, skema pemberian hukuman jugan sudah disusun oleh Babinkum TNI, ”Termasuk bagaimana seandainya dia (prajurit TNIM red) sudah terlibat, langkah apa yang harus mereka lakukan, sudah kami buat. Kami ada materinya untuk kami turunkan. Bukan hanya di Babinkum, tapi dinas hukum angkatan sudah sama,” terang dia.(syn/jpg)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.