Categories: Nasional

Lewat Deadline, Tim Kasus Novel Masih Kabur

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tim pencari fakta untuk mengungkap penyerangan Novel Baswedan yang dibentuk Polri belum juga menyampaikan hasil kerjanya. Padahal, masa kerja mereka sudah melebihi batas waktu yang ditargetkan. Yakni, enam bulan, terhitung dari Januari hingga saat ini.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana mengatakan tim itu sampai sekarang belum mengungkap satu pun aktor yang bertanggung jawab atas cacatnya mata kiri penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

”Belum ada kabar sampai sekarang,” ujarnya, kemarin (7/7).

Menurut Kurnia, Kapolri Tito Karnavian secara resmi membentuk tim itu pada 8 Januari lalu. Tim tersebut dibentuk berdasar Surat Keputusan Nomor: Sgas/3/I/HUK.6.6/2019 yang beranggotakan 65 orang dan didominasi dari unsur kepolisian.

Sejak pertama kali dibentuk, kata Kurnia, masyarakat pesimis dengan kinerja tim tersebut. Sebab, 53 orang di antara anggota tim yang dilibatkan berasal dari unsur Polri. Komposisi itu dinilai rawan konflik kepentingan. Sebab, aktor intelektual penyerangan Novel diduga kuat melibatkan oknum polisi.

Selain itu, proses pemeriksaan yang dilakukan tim tersebut terbilang sangat lambat dan terkesan hanya formalitas. Hal itu, kata Kurnia, dapat dilihat saat tim tersebut mengajukan pertanyaan yang repetitif kepada Novel pada 20 Juni lalu. Selain itu, hasil penyelidikan ke Kota Malang pun tidak disampaikan ke publik.

”Sejak tim itu dibentuk tidak pernah ada satu informasi pun yang disampaikan ke publik mengenai calon tersangka yang diduga melakukan penyerangan,” paparnya.(tyo/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

5 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

6 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

8 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

9 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

9 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

9 jam ago