Categories: Nasional

Ridho Rhoma Ditangkap di Apartemen, Barang Bukti 3 Butir Ekstasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ridho Rhoma diamankan Satresnakoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara pada Kamis (4/2) terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Putra raja dangdut Rhoma Irama itu diamankan di Apartemen Fraser Residence Sudirman, Jakarta Selatan.w

“Kita amankan di salah satu apartemen di daerah Jakarta Selatan setelah awalnya ada laporan dari masyarakat, kita kembangkan, dan berhasil mengamankan yang bersangkutan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/2).

Dari lokasi penggeledahan, polisi mendapati tiga orang di apartemen, salah satunya adalah Ridho Rhoma. Dan, dari tangannya polisi mengamankan barang bukti berupa tiga butir narkoba jenis ekstasi. Ridho Rhoma ditetapkan sebagai tersangka setelah barang bukti ditemukan pada dirinya. Sementara dua orang lainnya hanya menjadi saksi.

“Kemudian ketiganya kita gelandang masuk ke Polres, kita lakukan pemeriksaan. Hasil urine saudara MR atau RR positif amphetamin dan metamentamin,” tutur Yusri lebih lanjut.

Yusri juga mengatakan, pihaknya baru merilis kasus ini karena beberapa hari belakangan pihaknya tengah fokus melakukan pendalaman.

Akibat perbuatannya tersebut, Ridho Rhoma dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ridho terancam hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Ridho Rhoma sebelumnya juga pernah berurusan dengan kasus narkoba. Kala itu, Ridho ditangkap polisi pada pada 25 Maret 2017 dengan barang bukti berupa sabu seberat 0,7 gram lengkap dengan alat isapnya. Dalam kasus ini, Ridho dijatuhi hukuman 10 bulan kurungan dan rehabilitasi selama enam bulan di RSKO, Cibubur, Jakarta Timur.

Ridho sendiri menghirup udara bebas setelah resmi keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat, pada 8 Januari 2020. Ridho Rhoma keluar dari dalam tahanan dua bulan lebih cepat dari total hukuman yang seharunya dia jalani karena mendapat pembebasan bersyarat. Seharusnya, dia keluar pada Maret 2020.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

15 menit ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

30 menit ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

5 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

5 jam ago

Curanmor di Mandau Terbongkar, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian

Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…

23 jam ago

Salat Istisqa Digelar di 15 Kecamatan, Wali Kota Pekanbaru Harapkan Hujan Padamkan Api

Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…

23 jam ago