akibat-gangguan-pencernaan-seekor-gajah-ditemukan-mati
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Balai Besar KSDA Riau menerima laporan dari masyarakat bahwa telah ditemukan seekor gajah mati di area PT Arara Abadi, kilometer 54, Desa Koto Pait, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (7/2/2020). Menindaklanjuti informasi tersebut, Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono, langsung menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan observasi.
"Tim medis langsung melakukan nekropsi yang dilakukan oleh dua dokter hewan dari Balai Besar KSDA Riau yaitu drh Rini Deswita dan drh Danang beserta tim medis Balai Besar KSDA Riau, hari ini (Sabtu, red),"ujar Suharyono.
Ia menuturkan, dari dasil nekropsi gajah berjenis kelamin betina dan berumur kurang lebih 40 tahun. Kematian gajah berkisar 5 hari sebelum satwa tersebut ditemukan. Tidak ditemukan adanya kekerasan fisik maupun keracunan.
"Hasil pemeriksaan patologi anatomi penyebab kematian gajah murni gangguan pencernaan akibat infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama lambung dan usus (Gastroenteritis kronis, red),” tambah Suharyono.
Dijelaskannya lagi, sakit yang dialami gajah tersebut membuat makanan tidak dapat dicerna sehingga otomatis satwa tersebut pun kehilangan berat badannya. Setelah dilakukan nekropsi, bangkai gajah dikuburkan di sekitar lokasi kematian dengan menggunakan alat berat milik PT Arara Abadi.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…