kematian-mantan-istri-sule-dinilai-janggal
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Meninggalnya mantan istri komedian Sule, Lina Zubaedah berujung pada laporan polisi yang dilayangkan oleh sang putra, Rizky Febian lantaran jenazah ibunya penuh dengan luka lebam. Menindaklanjuti laporan itu, polisi pun bergerak.
Anggota Polrestabes Bandung mendatangi rumah suami mendiang Lina, Teddy, yang terletak di Jalan Neptunus, Margahayu, Kota Bandung pada hari ini, Rabu (8/1). Teddy menuturkan polisi yang jumlahnya lebih dari 10 orang itu mendatangi rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB dan baru pulang pada pukul 14.00 WIB.
Beberapa barang yang dibawa polisi diantaranya adalah HP milik almarhumah, komputer yang memuat data rekaman CCTV, obat-obatan yang dikonsumsi Lina, resep, dan lainnya. “Beberapa barang punya bunda dicari tahu apa, misalkan ada yang janggal. HP-nya dibawa, terus komputer buat naruh CCTV dicek juga. Di CCTV itu kan ketahuan keluarga saya lagi ngapain,” ucap Teddy kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon.
Selain membawa sejumlah barang, pegugas kepolisian juga menanyakan sejumlah hal kepada Teddy berkaitan dengan penyebab meninggalnya Lina yang cukup mengejutkan banyak pihak pada Sabtu (4/1) lalu.
"Polisi cari data sakitnya apa, tadi sempat kroscek ke rumah sakit juga. Konsumsi obat apa, apa yang dimakan almarhum, mereka cocok-cocokin saja semuanya. Ada ketidakwajaran atau apa," tutur Teddy.
Digeledah polisi selama kurang lebih 5 jam, Teddy mengaku memberikan semua informasi yang mereka butuhkan. Dia pun mengaku berusaha kooperatif untuk membantu petugas. "Saya kooperatif. Kata mereka bagus, nanti dihubungi lagi gitu," ujarnya.
Teddy menuturkan, sakitnya Lina bukan baru-baru ini saja. Hal itu dibuktikan dengan adanya rekaman medis dari rumah sakit. "Saya sudah kasih datanya semua. Sakitnya ini, diagnosanya ini, hasil USG-nya ini," ungkap Teddy.
Meninggalnya mantan istri komedian Sule, Lina Zubaedah berujung pada laporan polisi yang dilayangkan oleh sang putra, Rizky Febian lantaran jenazah ibunya penuh dengan luka lebam. Menindaklanjuti laporan itu, polisi pun bergerak.
Anggota Polrestabes Bandung mendatangi rumah suami mendiang Lina, Teddy, yang terletak di Jalan Neptunus, Margahayu, Kota Bandung pada hari ini, Rabu (8/1). Teddy menuturkan polisi yang jumlahnya lebih dari 10 orang itu mendatangi rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB dan baru pulang pada pukul 14.00 WIB.
Beberapa barang yang dibawa polisi diantaranya adalah HP milik almarhumah, komputer yang memuat data rekaman CCTV, obat-obatan yang dikonsumsi Lina, resep, dan lainnya. "Beberapa barang punya bunda dicari tahu apa, misalkan ada yang janggal. HP-nya dibawa, terus komputer buat naruh CCTV dicek juga. Di CCTV itu kan ketahuan keluarga saya lagi ngapain," ucap Teddy kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon.
Selain membawa sejumlah barang, pegugas kepolisian juga menanyakan sejumlah hal kepada Teddy berkaitan dengan penyebab meninggalnya Lina yang cukup mengejutkan banyak pihak pada Sabtu (4/1) lalu.
"Polisi cari data sakitnya apa, tadi sempat kroscek ke rumah sakit juga. Konsumsi obat apa, apa yang dimakan almarhum, mereka cocok-cocokin saja semuanya. Ada ketidakwajaran atau apa," tutur Teddy.
Digeledah polisi selama kurang lebih 5 jam, Teddy mengaku memberikan semua informasi yang mereka butuhkan. Dia pun mengaku berusaha kooperatif untuk membantu petugas. "Saya kooperatif. Kata mereka bagus, nanti dihubungi lagi gitu," ujarnya.
Teddy menuturkan, sakitnya Lina bukan baru-baru ini saja. Hal itu dibuktikan dengan adanya rekaman medis dari rumah sakit. "Saya sudah kasih datanya semua. Sakitnya ini, diagnosanya ini, hasil USG-nya ini," ungkap Teddy.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…
Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…