Kuota CPNS Baru Berpotensi Berubah
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menuturkan kuota CPNS baru 2019 sampai saat ini belum pasti. Terkait informasi kuota yang ditetapkan sebanyak 197.111 orang, menurutnya masih dalam tahap finalisasi sampai saat ini.
Ridwan menjelaskan kepastian kuota rekrutmen baru masih menunggu skema kabinet setelah pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menunggu hingga ada susunan kabinet yang resmi. Sebab terkait dengan nomenklatur kementerian atau lembaga nanti. Apakah nanti dibentuk kementerian atau lembaga baru, perlu diantisipasi oleh Panselnas CPNS 2019.
"Formasi kementerian atau lembaga harus sesuai dengan skema kabinet yang baru setelah pelantikan Presiden dan Wapres pada 20 Oktober nanti," katanya, Ahad (6/10).
Dia menuturkan memang benar perhitungan awal kuota CPNS tahun ini sebanyak 197.111 orang.
Dengan perincian 159.257 untuk instansi daerah dan 37.854 untuk instansi pusat. Karena informasi rekrutmen CPNS sampai saat ini belum ada kepastian, Ridwan meminta masyarakat terus memantau informasi resmi dari website BKN maupun sscn.bkn.go.id. Dia menjelaskan untuk pendaftaran nanti tetap dilakukan secara online melalui website sscn.bkn.go.id.
"Selain itu masyarakat diharapkan tidak mempercayai informasi hoaks seputar rekrutmen CPNS," jelas pejabat asal Madura itu.
Kemudian masyarakat juga diminta tidak mempercayai oknum atau orang yang mengaku bisa membantu dalam seleksi CPNS baru.
Dia menjelaskan seleksi CPNS baru murni berdasarkan hasil ujian. Dia menjelaskan rencananya informasi pendaftaran CPNS baru dibuka pada pekan terakhir Oktober ini. Kemudian proses pendaftaran dilaksanakan pada November.
Setelah itu pengumuman pelamar yang lolos seleksi administrasi disampaikan Desember. Baru kemudian pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) pada Februari tahun depan.
Ridwan mengatakan meskipun rangkaian pelaksanaan CPNS melompat sampai 2020, tetapi nama resminya tetap rekrutmen CPNS baru 2019.
Dengan beberapa pertimbangan, pelaksanaan CPNS baru 2019 tidak bisa dituntaskan tahun ini juga. Secara umum Ridwan mengatakan tidak ada perubahan signiikan dalam proses rekrutmen CPNS tahun ini dibandingkan periode 2018 lalu.(wan/jpg)
Dosen Universitas Dumai, Lis Hafrida, raih penghargaan Tokoh Perempuan Pelopor Pendidikan 2026 pada momentum Hari…
Retribusi air SPAM Durolis di Rohil mulai diberlakukan Mei 2026 setelah sebelumnya gratis bagi ratusan…
Polisi razia PETI di Kampar Kiri dan menemukan 6 rakit tambang emas ilegal di Sungai…
Halte Trans Metro Pekanbaru dipenuhi coretan vandalisme, warga keluhkan kenyamanan dan minta tindakan tegas dari…
Adhi Prabowo resmi dilantik sebagai Wakajati Riau menggantikan Edi Handojo yang mendapat promosi ke Kejaksaan…
Sebanyak 8 pejabat tinggi pratama Pemkab Indragiri Hulu dilantik usai seleksi terbuka, dorong percepatan pembangunan…