uni-eropa-minta-cina-jadi-mediator-dialog-perdamaian-rusia-ukraina
BRUSSEL (RIAUPOS.CO) – Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, menilai Cina harus menjadi mediator dialog perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Menurutnya, negara Eropa tak dapat memenuhi peran tersebut.
"Tidak ada alternatif lain, harus Cina, saya yakin itu," kata Borrell dalam wawancara bersama media Spanyol, El Mundo, yang dirilis pada Jumat (4/3/2022), seperti dikutip AFP.
"Diplomasi tak hanya dilakukan oleh Eropa atau Amerika. Diplomasi Cina memiliki peran untuk dimainkan saat ini," lanjutnya.
Borrell menyebut pihaknya belum berkomunikasi lebih lanjut dengan pihak Cina, begitu pula sebaliknya. Cina disebut belum berkomunikasi soal peluang menjadi mediator ini.
Menurut Borrell, Uni Eropa dan AS "jelas" tak bisa melakukan mediasi untuk konflik Rusia-Ukraina saat ini. Apalagi, menggunakan kerangka kerja diplomatik empat arah yang melibatkan Rusia, Ukraina, Prancis, dan Jerman yang dikenal sebagai format Normandia.
Merespons invasi yang terjadi kini, Cina terlihat berupaya memasuki dua kubu. Beijing menolak menyebut serangan Moskow sebagai invasi untuk menjaga relasi kedua negara itu.
Namun, Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi, sempat menyatakan bahwa negaranya "sangat menyesali konflik yang pecah di Ukraina dan Rusia, dan memperhatikan secara ketat kerugian yang alami warga sipil."
Sementara itu, negosiator Ukraina, David Arakhamia menuturkan bahwa ronde ketiga dialog antara Moskow dan Kiev akan berlangsung pada Senin (7/3) ini.
Sumber: AFP/CNN/Reuters/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…