Korban longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor, Jumat (6/12/2019) pukul 15.00 WIB. (ENGKI PRIMA PUTRA/RIAUPOS.CO)
ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Dua korban longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor, Jumat (6/12/2019) pukul 15:00 WIB. Warga asal Nias yang beralamat di Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu ini berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan tidak bernyawa dari lokasi timbunan tanah longsor dan kayu.
Dua korban yang merupakan ayah dan anak bernama Elipati Zebua (55) dan Tabezhisoki Zebua (25) ini, saat dilakukan pencarian oleh Tim Gabungan Basarnas Pekanbaru, BPBD, Polri, TNI, Masyarakat Rokan IV Koto dan Keluarga korban dari Kecamatan Rambah Samo ditemukan keduanya dalam tubuh yang utuh. Posisi kedua korban saat ditemukan berdekatan.
Korban ditemukan di hari kedua. Proses pencarian yang dilakukan tim Gabungan BPBD, Basarnas Provinsi Riau, Polri, TNI, Satpol PP dan Damkar, masyarakat dan keluarga korban di lokasi longsor menggunakan mesin chainsaw, cangkul, sekop, parang, alat dodos sawit serta menggunakan eksavator milik Pemkab Rohul yang diturunkan ke lokasi longsor. Terlihat ikut dalam proses pencarian korban tanah longsor Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting SIK, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Rohul Ridarmanto, Kasat Lantas Polres Rohul AKP Andrianto SIK, Kasi Propam Polres Rohul IPTU Yohannes SH, Paur Humas Polres Rohul IPDA Feri SH, Camat Rokan IV Koto Alfarid Toha SP, Kapolsek Ujung Batu, Kapolsek Rokan IV Koto, Kapolsek Rambah Samo, Danramil Rokan IV Koto, Kades Rokan Koto Ruang Alexusanto SIP, Kades Teluk Aur Muslim SH, puluhan personel Polres Rokan Hulu dan BKO Polda Riau.
Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas IPDA Feri Fadli SH saat dikonfirmasi, Jumat (6/12), membenarkan kedua korban berhasil ditemukan Jumat petang.
Kegiatan pencarian korban tanah longsor dihari kedua dimulai pukul 09.00 WIB dengan menggunakan mesin chainsaw, cangkul, sekop, parang, kampak dan alat dodos sawit. Kemudian pada pukul 14.30 WIB, alat berat berupa 1 unit eskavator milik Pemkab Rohul tiba di lokasi. Kemudian melakukan pencarian dengan cara menggali tumpukan tanah dan kayu.
Akhirnya pada pukul 15.10 WIB, tim gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam keadaan meninggal dunia di bawah tumpukan tanah dan kayu besar dengan kedalaman sekitar dua meter dari atas permukaan.
"Kedua korban tanah longsor berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan selanjutnya korban yang merupakan ayah dan anak diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan pemakaman,’’ ujarnya.
Diketahui, kedua korban yang meninggal akibat tanah longsor dan tumpukan kayu besar diduga sedang berada di dalam pondok yang dibangun di dalam area kebun sawit miliknya, Senin (2/12/2019) malam, saat hujan deras. Elipati Zebua (55) dan Tabezhisoki Zebua (25) diduga tertimbun longsor berawal Rabu (4/12/2019) pukul 17.00 WIB, diperoleh informasi dari masyarakat bahwasannya telah terjadinya tanah longsor di daerah perbukitan di Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto.
Laporan; Engki Prima Putra
Editor: Firman Agus
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…