Categories: Nasional

Tim RSUD dr Soetomo Lakukan Separsi Kembar Siam

Pasien kembar siam dari Kendari, yang bernama Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina, menarik perhatian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Saat memasuki Ruang Instalasi Rawat Inap Anak (Irna) Bobo RSUD dr Soetomo kemarin (5/8), Khofifah langsung mendekati keduanya. Dia pun menggendong mereka. Khofifah juga mengajak ngobrol orang tua mereka.

Mungkin karena belum terbiasa dengan Khofifah, dua bayi tersebut sedikit rewel. ”Eee.. nopo nopo?” tutur dia menenangkan keduanya.

Saat ditemui di luar ruang tersebut, Khofifah berharap proses separasi atau pemisahan kembar siam berjalan lancar. Operasi itu dilaksanakan jika berbagai persiapan sudah selesai. Mulai tim tenaga medis RSUD, peralatan, hingga pemeriksaan bayi.

”Kami serahkan kepada tim kembar siam di RSUD dr Soetomo. Mereka sudah punya banyak pengalaman dalam menangani separasi kembar siam,” ucapnya. Khofifah juga mengatakan bahwa Pemprov Jatim sedang berkoordinasi dengan direktur utama BPJS Kesehatan agar ada dispensasi biaya operasi kembar siam. Tujuannya, keluarga tidak terlalu terbebani karena ada biaya yang tidak ter-cover BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD Joni Wahyuhadi mengatakan sudah melakukan penandatanganan dengan Pemkot Kendari dan orang tua. Menurut dia, gubernur Jatim dan sekretaris daerah sudah memberikan lampu hijau kepada RSUD untuk melakukan separasi. ’’Sudah ada MoU dari Pemerintah Kota Kendari, Pemerintah Provinsi Jatim, RSUD Kendari, dan RSUD dr Soetomo terkait operasi yang akan dilakukan,’’ katanya. Dia menuturkan, yang penting ditangani dulu. ”Masalah administrasi dan pembiayaan urusan belakangan,” ucapnya.

Dokter spesialis anak RSUD dr Agus Harianto SpA (K) mengatakan, sejak Jumat (2/8) dilakukan pemeriksaan terhadap Akila dan Azila. Hasil pemeriksaan darah terbilang bagus. Jantungnya normal. ”Pemeriksaan CT scan juga sudah dilakukan hari ini (kemarin, Red),” paparnya.

Selanjutnya, diadakan rapat pleno dengan tim radiologi terkait waktu pelaksanaan operasi pemisahan. Kembar siam Akila dan Azila mengalami dempet bagian tulang dada bagian atas hingga bagian atas tali pusar atau thoraco abdominophagus. ”Kami tidak bisa menjanjikan apa-apa. Harapannya, operasinya bisa lancar,” kata Agus.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

12 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

12 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

12 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

13 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

13 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

13 jam ago