JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah menganggarkan biaya penanganan Covid-19 sebesar Rp695,2 triliun untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Dari angka tersebut, sebanyak Rp123,46 triliun disisihkan untuk mendukung usaha sektor UMKM.
Menanggapi hal itu, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendesak pemerintah segera menyalurkan bantuan tersebut kepada pelaku usaha kecil menengah yang saat ini kesulitan dalam melangsungkan usahanya.
"Kalau sudah menyangkut urusan perut, ini bahaya, sehingga perlu langkah-langkah konkret dan saya dapat memahami," kata Bamsoet dalam diskusi Empat Pilar denga tema Adaptasi New Normal yang digelar di Media Center, Komplek Senayan Jakarta, Senin (6/7/2020).
Menurut Bamsoet, jika sudah diimplementasikan. sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan ditingkat pengusaha UKM, apakah untuk membayar cicilan kreditnya ataupun beban bunga.
Selama pemerintah tidak bergerak cepat untuk segera menyalurkan, maka bukan tidak mungkin persoalan perekonomian semakin membesar sehingga pemulihan ekonomi juga akan memakan waktu yang sangat lama.
"Kita sekarang mendesak agar anggaran tersebut direalisasikan dalam tingkat implementasi sehingga dapat mengurangi keresahan publik," tambahnya.
Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Eko Faizin
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu