Categories: Nasional

Wali Kota Bahas Potensi  Dumai  di Kementerian Investasi

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Dumai Paisal terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat demi pembangunan Kota Dumai.  Itu  dibuktikan dengan kunjungan yang dilakukan orang nomor satu di Kota Dumai itu ke Kementerian Investasi RI dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jakarta,  Selasa (4/5) kemarin.

Wali Kota Dumai saat itu  bertemu dengan Deputi I Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan untuk membicarakan pengembangan investasi  di Kota Dumai.  Paisal juga didampingi Kabid Tata Ruang PUPR Kota Dumai Farid Mufarizal.

"Rapat Teknis dengan Deputi I ini dalam rangka pembahasan potensi-potensi dan perencanaan pengembangan investasi antara Pemerintah Kota Dumai dengan Kementerian Investasi/BKPM," ujar Paisal.

Ia berharap dengan pertemuan Pemko Dumai dan Kementerian Investasi ini, tercipta kerja sama yang baik dalam hal investasi yang terencana dan terintegrasi, sehingga investasi dapat masuk di Kota Dumai melalui beberapa dokumen yang dibantu nantinya oleh BKPM.

“Dumai memang cukup di lirik, karena memiliki wilayah yang strategis," terangnya.

Paisal menyebutkan, realisasi investasi di Kota Dumai selama tahun 2020 melebihi target yang sudah ditentukan yakni sebesar Rp12.961.297.980.000 meskipun dalam kondisi pandemi. “Bahkan untuk triwulan pertama ini nilai invetasi di Kota Dumai sudah mencapai Rp5,33 triliun,” sebutnya.

Ia yakin, sehingga akhir tahun mendatang investasi di Kota Dumai semakin  meningkat, apalagi  Dumai menjadi  salah satu Kawasan Strategis Nasional  (KSN) oleh Pemerintah Pusat. 

"Kami sangat terbuka dengan investasi yang masuk, namun tetap harus mengikuti aturan yang ada dan yang telah ditetapkan," terangnya.

Ia mengatakan tentunya dengan besarnya minat  invetasi  ini menjadi nilai lebih bagi Kota Dumai,  namun di satu sisi Dumai juga tidak mau hanya menjadi  penonton di tengah pesatnya investasi. 

"Ini yang perlu di koordinasikan terus dengan Pemerintah Pusat agar investasi di Kota Dumai  juga berdampak pada pembangunan Kota Dumai,"  tutupnya.(hsb)
 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

14 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

15 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

15 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

15 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

16 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

17 jam ago