Categories: Nasional

Kembali Buka Akses Jalan Produksi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas erkebunan dan Peternakan (Disbunak) terus menunjukkan komitmennya untuk melakukan pengembangan dan pe­ningkatan produktivitas hasil per­kebunan kelapa sawit rakyat. Hal ini dibuktikan dengan kembali diprogramkan pembukaan akses jalan produksi untuk memudahkan masyarakat mengangkut hasil penennya, pada 2020 ini.

"Ya. Kita telah kembali programkan rutinitas tahunan yakni dengan membuat atau membuka akses jalan produksi bagi para petani kebun kelapa sawit di Negeri Amanah ini," ujar Kepala Disbunak Pelalawan Mazrun Mansyur kepada Riau Pos, Kamis (5/3).

Dengan adanya program ini, lanjut Mazran, maka para petani kelapa sawit bisa membawa hasil penennya menggunakan kendaraan bermotor. Baik kendaraan roda dua, roda empat maupun roda enam atau truk.

Diungkapnya lagi, program pembukaan akses jalan produksi ini sudah berjalan selama delapan tahun terakhir. Tepatnya pada tahun 2011 hingga 2019. Dan selama delapan tahun berjalan, setidaknya telah ada sekitar 100 km jalan produksi. Jelas ini  membantu masyarakat dalam membawa hasil perkebunan kelapa sawitnya.

"Pada 2020 ini, kita akan kembali membuka akses jalan produksi sepanjang 15 km  di 6 kecamatan. Yakni Kecamatan Teluk Meranti, Bunut, Ukui, Langgam, Pangkalan Lesung dan Kerumutan. Masing-masing kecamatan mendapat bantuan pembukaan akses jalan bervariasi," ujarnya.

Menurut mantan Kepala Dinas Peternakan Pelalawan ini, sebelumnya masyarakat mengangkut tandan buah segar (TBS) sawitnya menggunakan drum besar yang dibelah dan diikat tali. Kemudian drum digotong melalui parit kecil. Sehingga masyarakat mengeluh kesusahan saat hendak membawa hasil perkebunannya karena tidak ada jalan darat.

"Dan atas keluhan dan kesusahan warga tersebut, maka kita telah membuat program pembukaan jalan produksi yang dilaksanakan setiap tahunnya. Ya, paling sedikit dalam satu tahunnya kita buka akses jalan produksi kelapa sawit ini minimal 10 km. Dan ini akan kontinu kita gelar ke depan," tutur Kadis.(zed)

 

Laporan:M Amin Amran

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

11 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

11 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

11 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

11 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

13 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

13 jam ago