Categories: Nasional

Mayat di Jalan Korban Lakalantas

DUMAI (RIAUPOS.CO) —  Kejadian temuan mayat seorang pria bernama Sariaman Aritonang yang ditemukan tewas tergeletak di Jalan Soekarno- Hatta, Sabtu (1/2) sekitar pukul 03.00 WIB ternyata bukan dibunuh, melainkan korban kecelakaan lalu lintas.

Awalnya memang, ada dugaan pembunuhan karena ditemukan luka akibat benda tajam di beberapa bagian tubuh terutama kepala warga Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur  tersebut.

“Jadi hasil visum luar memang ada luka akibat benda tajam, namun keesokan harinya kejadian dilakukan kembali pemeriksaan forensik oleh Biddokkes Polda Riau yang menunjukkan fakta lain,” ujar Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, Rabu (5/2) kepada Riau Pos.

Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan forensik tersebut diketahui luka di bagian kepala korban tidak mungkin  dilakukan dengan ayunan tangan. “Selain itu ada juga keterangan saksi lain yang melihat awalnya korban tergeletak di jalan dengan kondisi tidak ada luka,” tuturnya.

Namun tidak lama,  korban mengalami luka cukup para di beberapa bagian. Selain itu motor korban yang awalnya berada di dekat korban, namun bergeser belasan meter. ”Dengan fakta tersebut dapat di simpulkan jika korban merupakan korban laka lantas,” sebutnya.

Dikatakannya, kemungkinan besar korban awalnya terjatuh di pinggir jalan setelah tergeletak di pinggir jalan ada yang menabrak korban. “Karena ada saksi lain yang mendengar ada suara tabrakan, namun saksi tidak keluar karena kondisi saat itu hujan,” jelasnya.

Ia mengatakan pisau yang ada di dekat korban juga diketahui milik korban.(hsb)

untuk mengambil air nira di pohon kepala. "Setelah kami tanyakan pada istri korban,  pisau tersebut memang milik korban," sebutnya.(hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago