novel-siap-dipertemukan-dengan-dua-tersangka-penyiram-dirinya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya. Di sela-sela jeda pemeriksaan, ia sempat menyampaikan beberapa hal terkait kasusnya.
Novel mengatakan, pemeriksaan ini bukan hal baru baginya. Karena saat dirawat di Singapura dan pada 20 Juni 2019 dia juga sudah memberikan kesaksian kepada penyidik terkait kasus tersebut.
Dalam kasusnya ini, Novel berharap, penyidik kepolisian bisa mengungkap sepenuhnya hingga dalangnya. Dia juga menginginkan agar pengungkapan berdasarkan fakta.
"Saya berkepentingan untuk mengungkapkan perkara dan saya ingin pengungkapan dilakukan seobjektif mungkin berdasarkan bukti dan fakta-fakta," kata dia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1).
Saat disinggung terkait kemungkinan adanya konfrontir dengan dua orang tersangka yang sudah ditangkap, Novel belum dapat memastikan. Dia akan menunggu intruksi penyidik selanjutnya.
"Pastinya pun kalau konfrontir itu kan dari penyidik. Dan saya tidak tahu. Sekarang saya memberi keterangan apa yang ditanya, semua saya jawab," imbuhnya.
Meski begitu, Novel menyatakan, dirinya siap apabila nantinya memang penyidik mempertemukannya dengan 2 tersangka penyiraman. "Kalau dipandang perlu, saya siap bertemu," tegasnya.
Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan RM dan RB yang diduga sebagai dua pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, keduanya merupakan anggota polisi aktif.
Listyo mengatakan, pengungkapan pelaku ini terjadi atas informasi signifikan yang ditemukan oleh Tim Teknis bentukan Polri. Informasi tersebut kemudian didalami, dan petunjuk mengarah kepada dua pelaku tersebut.
"Tadi malam kami Tim Teknis bekerjasama dengan Dankor Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman saudara NB. Jadi pelaku ada 2 orang inisial RM dan RB. Anggota Polri aktif," kata Listyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12).
Editor: Erizal
Sumber: Jawapos.com
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…