Categories: Nasional

100 ODP dan PDP Jalani Rapid Test di Dumai, Ini Hasil Lengkapnya

DUMAI (RIAUPOS.CO) –  Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Dumai terus melakukan upaya-upaya untuk mendeteksi dini penyebaran Covid-19 di Kota Dumai. Salah satunya dengan cara melakukan rapid test.
Total sudah ada 100 alat rapid test yang digunakan baik kepada orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) serta orang yang berkontak langsung dengan satu pasien positif Covid-19 di Kota Dumai.
Dari 100 rapid test yang dilakukan, terdeteksi ada 7 orang yang positif terinfeksi virus, namun hasil tersebut belum menjamin apakah orang yang dites tersebut terpapar atau terinfeksi virus corona atau tidak. Pasalnya perlu pemeriksaan lebih lanjut dengan pengambilan swab terhadap yang bersangkutan.
"Kasus positif Covid-19 berdasarkan swab baru 1 orang. Belum ada penambahan. Memang ada 7 kasus positif berdasarkan hasil rapid test. Namun belum bisa jadi patokan. Masih perlu dilanjutkan dengan swab," kata Plt Kadis Kesehatan Kota Dumai H Syahrinaldi, Ahad (5/5/2020) sore.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulan Covid-19 Kota Dumai dr H Syaiful juga mengatakan hal yang sama. Ia menyebutkan hasil rapid test dilakukan untuk deteksi awal orang-orang yang  diduga kuat terpapar virus sehingga bisa dilakukan langkah cepat.
"Rapid test hanya untuk penyaringan awal bagi mereka yang berisiko. Sementara itu untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi Covid-19, hasil pemeriksaan swab yang digunakan," kata Syaiful.
Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Dumai ini juga menjelaskan soal tujuh orang yang positif terpapar virus berdasarkan rapid test tersebut. "Satu di antaranya terkait kasus positif 01. Setelah dilakukan tracking contact, ada 15 orang yang pernah melakukan kontak dengan positif 01. Setelah dilakukan skrining rapid test, 1 orang dinyatakan positif," papar Syaiful.
Selanjutnya terhadap sebagian PDP juga dilakukan rapid test. Hasilnya 2 orang dinyatakan positif. "Terhadap mereka yang dianggap potensial, juga dilakukan skrining. Hasilnya sebanyak empat  orang dinyatakan positif terpapar virus, karena rapid test yang di lihat adalah antibodi seseorang, dalam jangka 5 sampai 7 hari seseorang terpapar virus, maka antibodi akan naik, kami sudah mengambil swab mereka, biasanya hasil keluar dalam jangka waktu 10 hari," tutupnya.
Laporan: Hasanal Bulkiah (Dumai)
Editor: Firman Agus

Share
Published by

Recent Posts

Buron 3 Tahun, DPO Kasus 15 Kg Sabu di Bengkalis Akhirnya Ditangkap Polisi

Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…

44 menit ago

Idris Resmi Dilantik Jadi Anggota PAW DPRD Kampar, Gantikan Irwan Saputra

DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…

1 jam ago

Buron Dua Bulan, Pelaku Pembacokan di Kempas Ditangkap Saat Bersembunyi di Bali

Pelaku pengeroyokan dan pembacokan di Desa Sungai Gantang, Inhil, ditangkap di Bali setelah buron hampir…

2 jam ago

Jalan Sudirman Teluk Kuantan Ditutup, Persiapan MTQ Riau ke-44 Dipercepat

Jalan Jenderal Sudirman Teluk Kuantan mulai ditutup sementara oleh Dishub Kuansing jelang pelaksanaan MTQ Riau…

6 jam ago

Prediksi Prancis vs Irak: Mbappe Cs Berpeluang Segel Tiket ke Babak 32 Besar

Prancis diunggulkan meraih kemenangan atas Irak pada laga Grup I Piala Dunia 2026 dan berpeluang…

11 jam ago

Kejari Rohil Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi TPP PPPK Disdikbud

Kejari Rohil menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi TPP PPPK Disdikbud 2025 dan menyita Rp763…

11 jam ago