Categories: Nasional

600 Ribu Masker Tidak Memenuhi Standar Dikirim ke Luar Negeri

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan 600 ribu masker di gudang PT MJP Cargo, Tangerang, Banten. Dari hasil pengecekan, masker tersebut diketahui tidak memenuhi standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk dijual.

“Ada beberapa merek di sini termasuk dari pabrik Jawa Barat dan ada yang tidak memenuhi standar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di gudang, Jalan Marsekal Surya Darma, Neglasari, Tangerang, Rabu (4/3).

Kini penyelidikan mengarah kepada pemilik barang-barang tersebut. Berdasar penyelidikan awal, PT MJP Cargo sudah mengirim masker-masker itu ke luar negeri. “Keterangan awal dia sudah sekitar 3 kali pengiriman yang sudah dia lakukan keluar negeri,” jelas Yusri.

HR Head PT MJP Cargo Sofia memastikan tidak ada penimbunan masker. Dikatakannya, PT MJP sebagai perusahaan jasa ekpedisi hanya mengantar barang-barang milik pelanggan. Termasuk masker yang rencananya dikirim ke luar negeri.

“MJP Cargo hanya kargo. Seperti pengertian kargo hanya sebagai jasa pengiriman barang,” kata Sofia di gudang PT MJP Cargo, Tangerang, Rabu (4/3).

Dia menuturkan, sebelum kasus korona terjadi, PT MJP sudah sering melakukan pengiriman masker ke luar negeri. Barang-barang yang dikirim merupakan milik pihak lain yang menggunakan jasa ekpedisi PT MJP.

Sementara itu, penyebab masker masih menumpuk di dalam gudang, Sofia mengaku, pihaknya masih menunggu proses pengiriman ke Tiongkok. Sebab, setelah korona mewabah di negara tirai bambu itu, penerbangan ke Tiongkok turut terganggu.

“Sedang menunggu jadwal penerbangan. Kan tahu sendiri dari pihak pemerintah di tutup penerbangan ke sana. Kalau pun ada sangat langka sekali,” jelas Sofia.

Di sisi lain, dia membenarkan bahwa W dan H diamankan polisi adalah pemilik masker. Keduanya sudah menggunakan jasa PT MJP sebanyak dua kali. “ini sekarang sama-sama yang ke 3 si W dan H,” ucap Sofia.

Pengakuan kepada perusahaannya, masker ini dikirim ke Tiongkok oleh W dan H dengan maksud sebagai barang sumbangan. “Tapi detailnya seperti apa kita nggak tahu,” pungkas Sofia.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang milik PT MJP Cargo di Jalan Marsekal Surya Darma nomor 88, Neglasari, Tangerang pada Selasa (3/3). Saat itu polisi menemukan ratusan ribu masker ilegal.

Muncul dugaan gudang tersebut menjadi tempat penimbunan masker di tengah terjadinya kasus virus korona di Indonesia. Dari penggeledahan polisi ditemukan 180 karton berisi 360 ribu masker merek remedi dan 107 karton berisi 214 ribu masker merek volca dan well best milik dua orang pemilik gudang.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

3 jam ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

7 jam ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

7 jam ago

Semarak Anniversary ke-7, The Zuri Hotel Ajak Mitra dan Tamu Donor Darah

Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…

7 jam ago

Mudah dan Aman, Beli Emas Kini Bisa Digital Lewat Aplikasi Tring Pegadaian

Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…

7 jam ago

Tiga Polsek di Pekanbaru Resmi Berganti Nama, Ini Daftarnya

Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.

8 jam ago