Categories: Nasional

Setahun Tangani 410 Kasus Pidana Umum

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai sudah menangani sebanyak 410 kasus tindak pidana umum selama tahun 2021. Jumlah kasus ini sesuai dengan data Surat Perintah Penyidikan yang diterima Kejaksaan Negeri Dumai.

Kepala Seksi (Ka­si) Pidana Umum (Pi­dum) Kejaksaan Negeri Dumai,  Iwan Roy Carles mengungkapkan, bahwa selama 2021 pihaknya telah menangani sebanyak 410 kasus tindak pidana umum.

Dari jumlah kasus tersebut , kasus tindak pidana narkoba, dan kasus orang dan harta benda (Oharda) , selanjutnya kasus pencurian.

"Memang dari jumlah perkara yang kita tangani, masih didominasi oleh perkara narkoba dan Oharda  pada tahun ini," katanya, Selasa (4/1).

Secara rinci Roy mengatakan, kasus yang ditangani secara umum dibagi menjadi tiga kelompok. Di antaranya kasus orang dan harta benda, dengan jumlah kasus yang ditangani sebanyak 187 kasus.

Kemudian, tambahnya, kasus keamanan negara dan ketertiban umum tindak pidana lain sebanyak 99 kasus, sementara perkara narkoba sebanyak 124 kasus.

"Kasus perkara orang dengan harta benda yang banyak ditangani perkara 365 KUHPidana, di antaranya kasus pencurian dengan kekerasan. Perkara ini tertinggi selanjutnya  kasus narkoba," imbuhnya.

Sementara untuk kasus keama­nan negara dan ketertiban umum, tindak pidana umum lain yang ditangani yakni perkara Karhutla, serta perkelahian. Serta perkara lainnya yang diatur undang-undang di luar KUHPidana," ujarnya.

Roy menerangkan, dari 124 per­kara narkoba, tiga perkara dituntut mati, satu di antaranya sudah divonis hukuman mati oleh Pengadilan Dumai.

Lebih lanjut dijelaskannya, selain penanganan perkara pidana umum, Kejaksaan Negeri Dumai juga sudah mengumpulkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) selama 2021 sebesar Rp1.797.000.

"Penerimaan sebesar Rp1.797. 000 ini berasal dari berkas tilang sebanyak 5.938 berkas selama 2021," pungkasnya.(mx12/lim)

Laporan RPG, Dumai

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

1 hari ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

3 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

3 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

4 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

4 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

4 hari ago