Ledakan terjadi di kawasan Monas, Selasa (3/11) pagi. Ada korban akibat ledakan itu. (Istimewa)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyidik dari Polda Metro Jaya masih melakukan penyeldikan kasus meledaknya granat asap di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12). Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap serpihan sisa ledakan yang tengah ditangani oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). Hasil tersebut nantinya diharapkan bisa menjadi petunjuk guna mengetahui penyebab ledakan.
"Dari Puslabfor juga masih menyelidiki serpihan-serpihan itu untuk bisa memastikan apakah itu memang granat asap atau yang lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12).
Yusri menyebut, hasil pemeriksaan awal memang diduga kuat benda yang meledak itu adalah granat asap. "Tapi dugaan awal adalah granat asap," tegasnya.
Di sisi lain, mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu memastikan, granat asap tersebut bukan milik anggota polisi. Bahkan saat melakukan pengamanan reuni 212 sehari sebelum ledakan, aparat tidak dibekali granat asap. "Enggak ada, enggak ada punya polisi. Siapa bilang punya polisi," ucap Yusrim
Saat ini, polisi masih memeriksa saksi-saksi dan korban yang tengah dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. "Kita menunggu saja bagaimana perkembangan dari penyidik," pungkas Yusri.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono memastikan ledakan di Monas, Jakarta Pusat berasal dari granat asap. Meski begitu, dia belum bisa memastikan kenapa granat asap tersebut ada di area tersebut dan akhirnya meledak.
"Ini granat asap. Ini masih cari info lebih lanjut. Kami sampaikan ini bukan sesuatu yang luar biasa, kita dalami kenapa itu di temukan," kata Gatot di lokasi, Selasa (3/12).
Gatot menuturkan, penemuan granat asap ini terjadi pukul 07.16 WIB. Akibat kejadian ini dua orang anggota TNI harus mengalami luka. Yaknu Serka Fajar luka di tangan kiri. Dia masih sadar saat terkenda ledakan.
Korban kedua yakni Praka Gunawan mengalami luka ringan di paha. Keduanya sudah dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta guna mendapat perawatan. "Kedua korban sedang olahraga. Kantornya ada di Jalan Medan Merdeka Timur, setiap Selasa memang jadwalnya olahraga," imbuh Gatot.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…