Categories: Nasional

Trump Rebut Suara Biden di Texas, Sementara Unggul 2 Persen

WASHINGTON (RIAUPOS.CO) – Perhitungan suara Pilpres Amerika Serikat masih berlangsung. Sorotan dunia tertuju pada pertarungan dan saling kejar antara suara Donald Trump dengan pesaingnya Joe Biden. Setelah sempat unggul, Biden dikabarkan tertinggal setelah suaranya di negara bagian Texas direbut petahana. 

Ya, Calon Presiden AS petahana dari Republik, Donald Trump berhasil meraup suara di daerah pedesaan negara bagian Texas. Trump telah memimpin sekitar 2 poin persentase atas Joe Biden. Trump mengantongi 4.460.443 suara rakyat AS, dibandingkan dengan 4.278.076 yang diraih Biden.

Di Tarrant County, Trump juga memiliki keunggulan tipis atas Biden. Dia memiliki 354.917 suara, dibandingkan dengan 353.312 yang didapat Biden. Sekitar 50 ribu suara masih tersisa yang belum dihitung di Tarrant.

Dilansir dari FourthWorth Star Telegram, dikutip dari Jawapos.com, Rabu (4/11/2020), Biden memimpin lebih awal pada malam hari tetapi hasil akhir di Texas Barat dan Panhandle, justru disalip Trump. Texas memang sangat kompetitif dalam pemilihan presiden AS.

Sebelumnya, Barack Obama mengalahkan Mitt Romney pada 2012 dengan 15 poin persentase. Hillary Clinton kalah dari Trump pada 2016 dengan 9 poin persentase. Itu adalah margin terdekat di Texas sejak 1996. Namun media memproyeksikan Trump sebagai pemenang di detik terakhir, satu jam setelah pemungutan suara ditutup. Angka partisipasi pemilih juga meningkat.

Peningkatan pendaftaran diikuti oleh peningkatan suara yang cepat. Kira-kira 730 ribu warga telah memberikan suara sebelum hari pemilihan di Tarrant County, melampaui jumlah pemilih 2016 sebanyak hampir 40 ribu. Di Texas, total pemungutan suara awal dan surat suara awal adalah 9,7 juta. Hanya 8,9 juta suara yang diberikan di Texas dalam pemilihan presiden 2016.

Kedua kandidat mengakui pentingnya Texas dalam pernyataan dan pidato selama kampanye. Trump, yang menyatakan dukungan untuk minyak, senjata, dan agama, mencatat pada Agustus bahwa Biden akan kesulitan memenangkan negara bagian itu.

Trump berkicau pada 31 Oktober ‘I LOVE TEXAS’ setelah pendukung Trump mengepung dan bentrok dengan pendukung Biden di Hays County. Sementara pada Juni, Biden berpidato di depan konvensi Partai Demokrat negara bagian dengan memuji Texas.

“Texas adalah negara bagian medan pertempuran yang penting untuk kampanye pada 2020. Saya pikir kami memiliki peluang nyata untuk mengubah keadaan,” sebutnya.

Republikan mengatakan mereka telah mendaftarkan setidaknya 160 ribu penduduk baru Texas sejak September lalu. Sementara Demokrat mencari pemilih di kota dan pinggiran kota untuk mendapatkan suara baru.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

10 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

14 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

15 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

15 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

1 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

1 hari ago