Categories: Nasional

Warga Minang akan Kembali ke Papua setelah Kondisi Kondusif

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Puluhan warga Sumatera Barat yang mengungsi dari Wamena, Papua sudah tiba di Pangakalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta. Mereka diangkut dengan pesawat C130 milik TNI Angkatan Udara (AU).

Zulkifli, salah seorang warga Sumatera Barat yang dievakuasi mengatakan, butuh waktu lama baginya dan warga Sumatera Barat lainnya untuk sampai Jakarta. Dia bersama warga lainnya sempat mengungsi ke Kodim 1702 selama 1 minggu setelah kerusuhan terjadi sebelum akhirnya dievakuasi ke Sentani oleh TNI.

“Kemudian dipulangkan dengan Hercules dari Sentani ke Biak. Dari Biak ke Ambon. Dari Ambon dan juga beberapa tempat transit hingga sampai ke Halim,” ucapnya.

Zulkifli mengaku bersyukur bisa keluar dari Papua dengan selamat. Sebab, ada warga suku Minang lainnya yang turut menjadi korban kerusuhan di Wamena.

Meski begitu, dia mengaku tak takut kembali ke Papua apabila kondisinya sudah kondusif. “Mungkin kami akan kembali ke Wamena untuk melaksanakan aktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Kadispenau, Marsma TNI Fajar Adriyanto mengatakan, setibanya dari Wamena pada Kamis (3/10) petang kemarin, para Sumatera Barat ini diistirahatkan di Lanud Halim Perdanakusuma sebelum diterbangkan ke kampung halaman mereka.

“Penumpang yang kita evakuasi sejumlah 51 orang semuanya yang berasal dari Sumatera Barat kurang lebih tepat pukul 16.45 mendarat,” ujar Fajar.

Fajar mengatakan, pesawat tersebut tidak hanya diterbangkan ke Jakarta, tapi juga ke daerah tujuan evakuasi lainnya. Pemberangkatan dilakukan dari tiga wilayah yakni, Jayapura, Biak, an Timika.

“Penjemputan tidak ada halangan karena memang pengamanan di bandara Wamena sudah kita perketat dan sudah ada pasukan di sana. Jadi cukup aman di sana,” imbuh Fajar.

Lebih lanjut, pilot pesawat F16 itu menyampaikan bahwa evakuasi tidak hanya dilakukan kepada warga Minang. “Kita evakuasi ke luar sudah lebih dari 4000 orang sehari setelah kejadian (kerusuhan, Red). Untuk selebihnya saya belum tahu karena masih ada yang dievakuasi,” kata Fajar.

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

21 jam ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

23 jam ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

24 jam ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago