Categories: Nasional

Dirilis, Eko Yuli Irawan the Movie

JAKARTA (RIAU POS.CO) – Lifter tersukses Indonesia saat ini ialah Eko Yuli Irawan. Dia telah mengoleksi dua perak dan dua perunggu Olimpiade. Atas capaian tersebut, kisah Eko sangat layak diangkat dalam sebuah film.

Selasa (3/8/2021) film pendek berjudul Eko Yuli Irawan the Movie resmi dirilis di YouTube. Film itu berdurasi sekitar 10 menit. Film dari SFIDN FITS tersebut lebih berfokus menceritakan kisah awal Eko berkenalan dengan angkat besi hingga mencapai rekor dunia pada 2018.

Eko kaget ketika rumah produksi memberikan tawaran tersebut pada Mei lalu.

”Awal-awal mau ngobrol, tahu-tahu mau bikin film. Bahkan, mereka sudah menyiapkan lagu untuk filmnya nanti. Sudah hampir siap semuanya,” ujarnya.

Sebelum Olimpiade Tokyo 2020, Eko juga sempat terlibat dalam beberapa pengambilan adegan.

”Cuma sehari syuting selama beberapa jam. Ada sedikit diskusi soal ceritanya. Lalu, digabungkan dengan adegan di kejuaraan,” jelasnya.

Film pendek itu membuat Eko terharu. Dia sempat membayangkan, jika di Tokyo dirinya bisa mendapat medali emas, mungkin hasilnya akan sedikit berbeda.

Pada Olimpiade Tokyo 2020, Eko membawa pulang perak untuk kelas 61 kg. Dia mencatat hasil snatch 137 kg, clean and jerk 165 kg, dan total angkatan 302 kg.

"Mungkin bisa jadi film (panjang) beneran kali ya. Mudah-mudahan, film pendek ini bisa jadi inspirasi. Banyak yang mungkin belum tahu awal karier saya gimana. Melalui film ini, ada gambaran meski tidak sama persis,” ungkap lifter 32 tahun tersebut.

Selain film, Eko mendapat tawaran untuk membuat buku tentang kisahnya. Namun, sampai saat ini dia belum bisa fokus. Eko tahu penulisan sebuah buku perlu proses yang lebih panjang.

"Harus ngasih detail-detailnya kan. Nanti, kalau ada waktu kosong, mungkin bisa dilanjutkan. Butuh waktu panjang untuk menceritakan awal karier, suasana pelatnas, suasana pertandingan,” jelas Eko.

 

Sumber: Jawapos.com

 

Editor: Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Setelah Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Sontang-Duri Akhirnya Diperbaiki

Setelah belasan tahun dikeluhkan, perbaikan darurat Jalan Sontang-Duri mulai dilakukan. Alat berat dikerahkan untuk menangani…

3 menit ago

Kasus Baru di Meranti, Anak Putus Sekolah karena Diminta Orang Tua Bekerja

Kasus eksploitasi anak pertama ditangani UPTD PPA Meranti. Seorang anak di Tebing Tinggi putus sekolah…

51 menit ago

Ratusan Pedagang STC Geruduk DPRD Pekanbaru, Tuntut Kepastian HGB 133 Ruko

Pedagang STC mendatangi DPRD Pekanbaru menuntut kepastian HGB 133 ruko yang berakhir 2026. DPRD kemudian…

13 jam ago

85.425 Kendaraan di Kuansing Nunggak Pajak, Total Tunggakan Tembus Rp20,7 Miliar

Sebanyak 85.425 kendaraan di Kuansing tercatat menunggak pajak dengan total Rp20,7 miliar. Pemilik kendaraan diminta…

21 jam ago

Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Wako Pekanbaru Minta Maaf ke Pedagang

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru mencapai 60 persen meski ditargetkan selesai 2025. Wako minta maaf…

23 jam ago

Parkir di Halaman Minimarket Ditagih Rp15 Ribu, Jukir Liar Kabur Saat Didatangi Petugas

Jukir liar diduga meminta tarif parkir Rp15 ribu di Jalan Sudirman Pekanbaru. Dishub turun tangan…

23 jam ago