Categories: Rokan Hulu

Setelah Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Sontang-Duri Akhirnya Diperbaiki

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Penantian panjang masyarakat dan pengguna Jalan Provinsi Sontang-Duri mulai menemukan titik terang. Ruas jalan yang selama belasan tahun menjadi keluhan karena kondisinya rusak tersebut kini mulai mendapat penanganan darurat setelah kembali menjadi sorotan menyusul insiden yang menyebabkan korban jiwa.

Sejak Ahad (2/8/2026) hingga Senin (3/8/2026), sejumlah alat berat dan material mulai dikerahkan ke lokasi. Penanganan dilakukan di beberapa titik ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan Kabupaten Bengkalis, tepatnya dari Desa Sontang, Desa Kasang Mungkal hingga Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam.

Perbaikan tersebut dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Rohul, serta dukungan dari kalangan pengusaha.

Bupati Rohul Anton ST MM mengatakan, dimulainya pekerjaan tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang terus dilakukan Pemkab Rohul bersama Dinas PUPRPKP Provinsi Riau. Langkah itu ditempuh untuk mempercepat penanganan ruas jalan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

“Alhamdulillah, saat ini kerusakan ruas Jalan Sontang-Duri sudah mulai ditangani dan alat berat perusahaan dan Dinas PUPR-PKPP Riau sudah berada di lokasi. Penanganan diawali dengan penimbunan serta peninggian badan jalan pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah dan rendah,” ujar Anton.

Ia menjelaskan, pekerjaan penanganan dilakukan secara swakelola oleh Dinas PUPRPKP Provinsi Riau. Namun, proses perbaikan juga mendapat dukungan dari sejumlah pengusaha di Rohul yang membantu menyediakan material untuk kebutuhan pekerjaan.

Menurut Anton, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk gotong royong untuk mempercepat penanganan jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat dan aktivitas perekonomian.

“Ini bentuk gotong royong bersama. Pemerintah provinsi mengerjakan penanganan, Pemkab Rohul terus melakukan koordinasi, sementara para pengusaha membantu penyediaan material. Semua bergerak bersama agar jalan ini segera bisa dilalui dengan lebih aman,” kata mantan Kadis PUPR Rohul itu.

Untuk mendukung pekerjaan di lapangan, satu unit bekoloder milik PT BDB telah disiagakan bersama alat berat dari Dinas PUPRPKP Provinsi Riau.

Selain itu, pemerintah provinsi juga mengerahkan dua unit ekskavator, satu unit vibro roller, satu unit trado, serta personel dari Bidang Bina Marga dan UPT Wilayah IV Rohul.

Anton menyebutkan, proses penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kelancaran mobilisasi material. Pekerjaan dimulai dari arah Desa Bonai menuju Desa Sontang.

Strategi tersebut dilakukan agar akses menuju titik kerusakan berikutnya dapat dilalui kendaraan pengangkut material. Setelah bagian awal ditangani, pekerjaan akan dilanjutkan ke ruas Desa Sontang-Kasang Mungkal yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Kalau ruas awal tidak diperbaiki lebih dahulu, mobilisasi material menuju lokasi kerusakan berikutnya akan terhambat. Karena itu penanganan dimulai dari Bonai menuju Sontang agar distribusi material lebih lancar,” jelasnya.

Bupati berharap penanganan sejumlah titik kerusakan di ruas Jalan Provinsi Sontang-Duri dapat segera memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat. Tidak hanya kendaraan warga, ruas tersebut juga menjadi jalur bagi kendaraan logistik dan angkutan hasil perkebunan yang setiap hari melintas.

”Kita mengajak seluruh pihak mendukung dan berpartisipasi, agar proses pekerjaan penanganan kerusakan ruas jalan provinsi Sontang-Duri secara menyeleluruh dapat diselesaikan secepat mungkin, sehingga akses penghubung Rokan Hulu dan Bengkalis kembali aman, nyaman dan tidak lagi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” pinta Bupati Anton. (epp)

Redaksi

Recent Posts

Teror Monyet Liar di Tembilahan Makin Mengkhawatirkan, Korban Bertambah Jadi 15 Orang

Teror monyet liar di Tembilahan terus berlanjut. Korban gigitan mencapai 15 orang, sementara seekor monyet…

42 menit ago

Kasus Baru di Meranti, Anak Putus Sekolah karena Diminta Orang Tua Bekerja

Kasus eksploitasi anak pertama ditangani UPTD PPA Meranti. Seorang anak di Tebing Tinggi putus sekolah…

2 jam ago

Ratusan Pedagang STC Geruduk DPRD Pekanbaru, Tuntut Kepastian HGB 133 Ruko

Pedagang STC mendatangi DPRD Pekanbaru menuntut kepastian HGB 133 ruko yang berakhir 2026. DPRD kemudian…

14 jam ago

85.425 Kendaraan di Kuansing Nunggak Pajak, Total Tunggakan Tembus Rp20,7 Miliar

Sebanyak 85.425 kendaraan di Kuansing tercatat menunggak pajak dengan total Rp20,7 miliar. Pemilik kendaraan diminta…

22 jam ago

Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Wako Pekanbaru Minta Maaf ke Pedagang

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru mencapai 60 persen meski ditargetkan selesai 2025. Wako minta maaf…

1 hari ago

Parkir di Halaman Minimarket Ditagih Rp15 Ribu, Jukir Liar Kabur Saat Didatangi Petugas

Jukir liar diduga meminta tarif parkir Rp15 ribu di Jalan Sudirman Pekanbaru. Dishub turun tangan…

1 hari ago