gesa-vaksinasi-polsek-bangko-terapkan-sistem-jemput-bola
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) — Polsek Bangko mengesa kegiatan vaksinasi bagi masyarakat sebagai bagian dari menuju Covid-19 punah, yang tengah digencarkan oleh pemerintah pada saat ini.
Kegiatan vaksinasi massal dipusatkan di sejumlah titik untuk menghindari terjadinya kerumunan, yakni di depan Kantor BPAKD Rohil, di Puskesmas Bagan Punak dan di depan Kantor Pos Bagansiapiapi.
Kapolsek Bangko, AKP Dedi Susanto SH mengatakan, untuk kegiatan vaksinasi itu berlangsung hingga Jumat (4/3/2022) terhitung sejak pagi hingga sore, pukul 18.00 WIB.
"Dengan target sasaran vaksinasi sebanyak 1.000 orang, baik itu vaksin dosis pertama, kedua maupun booster. Mudah-mudahan apa yang ditargetkan itu bisa tercapai," kata Dedi.
Untuk meningkatkan capaian peserta vaksinasi, pihaknya menerapkan sistem jemput bola baik terhadap warga maupun kalangan pelajar. Bagi masyarakat yang mengikuti vaksinasi akan diberikan bantuan berupa sembako.
"Sementara untuk anak-anak supaya tidak takut, mau divaksin dan senang saat divaksin diberikan bingkisan snack dan fhoto booth," katanya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Bangko yang belum vaksin untuk segera melaksanakan vaksin. Sejauh ini capaian vaksinasi di wilayah Polsek Bangko cukup tinggi di mana untuk dosis pertama mencapai 80 persen lebih, dosis kedua 60 persen lebih.
"Kami mengajak masyarakat bisa mendukung vaksinasi tersebut, terutama kepada orang tua untuk bisa mengikusertakan anak-anak mereka agar mengikuti vaksinasi," katanya.
Laporan: Zulfadhli (Bagansiapiapi)
Editor: Rinaldi
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…
Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…
Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…