tni-al-tambah-satuan-kapal-selam
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — TNI Angkatan Laut (AL) bakal menambah armada kapal selamnya. Itu seiring dengan berdirinya Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI).
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan, Koarmada RI akan beroperasi di bawah komando panglima TNI. Sedangkan tanggung jawab pembinaan komando utama baru tersebut berada di bawah KSAL.
"Ke depan, secara operasional Koarmada I, Koarmada II, dan Koarmada III nanti di bawah Koarmada RI," katanya setelah meresmikan Koarmada RI di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, kemarin (3/2). Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan ditunjuk sebagai panglima Koarmada RI yang pertama.
Setelah Koarmada RI berdiri, Yudo ingin kemampuan tiga armada di Indonesia setara. Kapasitas mereka dalam segala bentuk penugasan harus sama kuat. "Sehingga tidak ada lagi Koarmada I seperti ini, Koarmada II begini, Koarmada III seperti ini, tidak boleh. Jadi, harus sama pembinaannya setingkat Koarmada RI," tegasnya.
Satuan-satuan di bawah Koarmada I, II, dan III juga harus sama lengkap. Yudo mengungkapkan bahwa nanti Koarmada I dan Koarmada III akan diperkuat dengan satuan kapal selam. "Yang selama ini kapal selam hanya ada di Koarmada II," katanya.
Saat ini TNI-AL memiliki empat kapal selam. Semua bermarkas di Surabaya. Mereka bergerak di bawah Satuan Kapal Selam Koarmada II. Untuk memperkuat Koarmada I dan Koarmada III dengan kapal selam, TNI-AL bersama Kementerian Pertahanan berkomitmen menambah jumlah kapal selam.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.