Categories: Nasional

Ratusan Pasien Sembuh, Cina Ungkap Rahasia Pengobatan Virus Corona

JAKARTA(RIAUPOS.CO – Sejauh ini sudah ada 600-an pasien virus corona asal Wuhan, Cina, yang diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan dinyatakan sembuh. Salah satu pendorongnya adalah daya tahan imun tubuh pasien dan obat-obatan pendukung untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien. Dan ternyata, Cina mengembangkan pengobatan lain.

Caranya dengan menggabungkan racikan pengobatan Barat dan Timur. Selama ini Cina dikenal dengan pengobatan tradisional yang mujarab. Resep-resep herbal juga banyak datang dari Cina.

“Para ahli terus berusaha menelusuri wabah. Pemantauan darurat sejak awal selalu dilakukan. Kami menggabungkan pengobatan barat dan timur. Secara akurat dan banyak yang sembuh,” kata Duta Besar Cina untuk Indonesia, HE Xiao Qian kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/2).

Dubes Xiao Qian mengklaim sejak awal wabah ini terjadi, para ahli dari Cina selalu meneliti tentang asal usul virus ini. Berdasarkan penlitian Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Cina, ada kemungkinan besar penyakit itu berasal dari pasar binantang liar. Wabah itu kemungkinan besar berasal dari kelelawar.

“Ahli-ahli Cina berupaya keras temukan obat terkait. Setelah epidemi ditemukan yakni Coronavirus baru para ahli pun terbuka membagi urutan genetiknya kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan negara lain. Atas dasar ini berbagai negara bisa cepat ketemu reagent-nya dan secara efektif bisa tangani pasien. Dan penelitian tentang vaksin dan obat semakin ada progress,” tegasnya.

Dia menegaskan laboratorium Cina saat ini sudah mulai membuat vaksin dari strain virus itu. Ada beberapa obat yang bisa menghambat virus ini secara potensial.

“Pada akhirnya ahli-ahli di Cina cara tradisional dan Western sedang meracik obat untuk temukan yang terbaik. Semoga bisa lebih cepat,” jelasnya.

Namun, saat ditanya obat apa dan apa jenis senyawa kimianya, Dubes Xiao Qian mengaku tidak mengetahui detail. Dia menjelaskan pengobatan itu terbukti efektif untuk 600-an pasien sembuh di atas jumlah kasus kematian yakni 427 orang

“Tentu harus tanyakan pada ahli di negara kami ya apa jenis obatnya, tapi intinya pengobatannya menggabungkan tradisional Cina dan western,” tegasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor : Deslina
 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

22 jam ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

23 jam ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

24 jam ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

1 hari ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

2 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

2 hari ago