Categories: Nasional

Menkes Pastikan Tak Ada Kompensasi untuk Warga Natuna

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan tidak menyiapkan kompensasi kepada warga Natuna, Kepulauan Riau imbas wilayahnya digunakan sebagai lokasi karantina. Dia hanya akan memastikan seluruh warga Natuna maupun WNI yang baru kembali dari Wuhan, China tidak terjangkit virus corona.

“Nggak, ada gitu-gitu (kompensasi, Red). Yang ada kami itu, Kemenkes dan Pemda bertanggung jawab semuanya. Saya kan Menkes, semuanya saya tak mengizinkan mereka (masyarakat Natuna) untuk sakit atau terdampak,” kata Terawan di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/2).

Terawan mengajak semua masyarakat untuk banyak berdoa agar WNI yang dikarantina bisa steril. Sehingga, virus corona tidak menyebar di Indonesia.

“Doakan sehat semua. Kompensasinya ya doa itu semua lah. Kamu harus berdoa yang baiklah,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dari 245 WNI yang rencananya dievakuasi ke Indonesia, akhirnya hanya 238 yang pulang. Tujuh WNI batal pulang, karena empat di antaranya memilih tinggal, dan tiga sisanya tak lolos screening.

Rombongan WNI yang berhasil dievakuasi telah tiba di Indonesia, Ahad (2/2), dengan maskapai Batik Air. Maskapai tersebut tiba tepat pada pukul 08.30 WIB dan mendarat dengan aman di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau.

Setelah itu, 238 WNI diangkut menggunakan tiga pesawat milik TNI AU ke Natuna. Ketiga pesawat tersebut terdiri dari dua unit berjenis Boeing dan satu unit berjenis Hercule.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Hang Nadim Batam Mayor Wardoyo mengatakan, pihaknya mempersiapkan tiga pesawat tersebut atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Saat 238 WNI tersebut tiba di Hang Nadim akan langsung dilakukan pemeriksaan di dalam pesawat. Sementara WNI itu akan lebih dulu diisolasi di Natuna, Kepulauan Riau, untuk memastikan mereka sehat dan bebas dari virus korona.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan Natuna dipilih menjadi tempat karantina karena jauh dari pemukiman penduduk. Selain itu, Natuna juga merupakan pangkalan militer yang memiliki fasilitas rumah sakit yang dikelola tiga matra TNI. Natuna juga memiliki landasan pacu pesawat yang berdekatan dengan lokasi karantina.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Lebih dari 10 Titik Jalan di Bangkinang Diperbaiki Dinas PUPR Kampar

Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…

6 jam ago

Pemkab Siak Bagikan 49 Ribu Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…

6 jam ago

Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

Pegawai PNM Ukui, Pelalawan, tenggelam di Sungai Indragiri saat menuju lokasi survei kebun di Kecamatan…

6 jam ago

Rohul Perkuat Marwah Negeri Seribu Suluk Lewat Pelestarian Tradisi Keagamaan

Pemkab Rohul menegaskan komitmen melestarikan tradisi suluk sebagai identitas daerah dan benteng moral masyarakat Negeri…

7 jam ago

Pasar Murah Pemkab Rohul Disambut Antusias, Warga Rela Antre Sejak Pagi

Ratusan warga memadati operasi pasar murah di Rambah Hilir untuk mendapatkan sembako murah menjelang Hari…

7 jam ago

Bobot Tak Memenuhi Ketentuan, Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Meranti Dipasok dari Luar

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Kepulauan Meranti tahun 2026 dipasok dari luar daerah karena…

7 jam ago